Pengusaha Kuliner Diminta Gencar Berinovasi untuk Hadapi Era New Normal

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2020 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 298 2253506 pengusaha-kuliner-diminta-gencar-berinovasi-untuk-hadapi-era-new-normal-1JAAziVmWC.JPG Industri kuliner perlu berinovasi hadapi new normal (Foto : Kemenparekraf)

Dampak dari pandemi Covid-19 tak hanya merundung sektor pariwisata Indonesia, sektor kuliner yang selalu melengkapi aktivitas wisata di Tanah Air juga harus menelan pil pahit sejak empat bulan terakhir.

Berbagai usaha kuliner seperti restoran maupun warung makan di sejumlah destinasi terpaksa ditutup, karena sepinya pengunjunt. Untuk membangkitkan kembali gairah sektor kuliner Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membekali 100 pelaku usaha kreatif kuliner dengan pelatihan daring bertajuk “Belajar Usaha Kuliner Kreatif Nusantara (BUKKA)” yang digelar pada 27 dan 28 Juli 2020 lalu.

Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Josua Puji Mulia Simanjuntak, saat membuka acara BUKKA secara daring pada Senin 27 Juli 2020, mengatakan, untuk menyambut dan memasuki sektor bisnis kuliner, semua orang perlu memiliki ilmu pengetahuan tentang industri kreatif kuliner dengan berbagai keterampilan dan kreativitas.

Josua Simanjuntak

“Hal ini dilakukan agar kita semua jauh lebih siap jika kita akan memasuki industri kreatif kuliner yang berkembang pesat sekarang ini,” kata Josua seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (28/7/2020).

Josua menambahkan untuk itu Kemenparekraf bekerja sama dengan Foodizz.Id menyelenggarakan kegiatan pelatihan daring BUKKA sebagai bentuk upaya membantu pelaku usaha kuliner untuk meningkatkan motivasi serta ilmu pengetahuan praktikal bisnis dalam membuka usaha kuliner.

Baca Juga : Belum Mandi, Cantiknya Siti Badriah saat Difoto Suaminya Krisjiana Baharudin

Melalui kegiatan ini para pelaku usaha kreatif kuliner akan mendapatkan pemahaman dan pengetahuan terkait usaha kreatif kuliner nusantara yang dapat bertahan di era adaptasi kebiasaan baru.

Pelatihan BUKKA dibagi dua sesi. Sesi pertama dilakukan pada 27 Juli 2020, yang diisi oleh Founder Upnormal dan F&B Consultant Danis Puntoadi. Lalu, sesi kedua akan diisi oleh F&B Enterpreneur dan Co Founder Foodizz.id Stefanie Kurniadi yang akan diselenggarakan pada 28 Juli 2020.

Dalam kesempatan yang sama Plt. Direktur Industri Kreatif Fesyen, Desain, dan Kuliner Kemenparekraf/Baparekraf, Imam Wuryanto, menuturkan bisnis kuliner menjadi salah satu bidang usaha yang banyak diminati masyarakat. Kuliner kini bukan hanya menjadi kebutuhan pokok, melainkan menjadi bagian penting dalam gaya hidup dan hampir semua orang menyukai kuliner.

“Saat ini usaha kuliner adalah salah satu usaha yang sedang naik daun dan sangat diminati oleh masyarakat. Mengingat makanan merupakan salah satu kebutuhan yang harus selalu dipenuhi, dan makanan sepertinya tidak akan ada habisnya jika dijadikan peluang usaha,” ujar Imam.

Pelaku Bisnis Kuliner

Imam menambahkan untuk memulai sebuah usaha kuliner, diperlukan inovasi, karena inovasi menjadikan pembeda dengan kompetitor dalam berbisnis. Inovasi bisa melingkupi sisi ketrampilan, bentuk, rasa, hingga kreasi penyajian.

“Dengan adanya kegiatan pelatihan daring ini pelaku usaha kreatif kuliner diharapkan dapat menciptakan peluang bisnis, inovasi, kreativitas, dan kemampuan entrepreneur agar mampu membuka usaha baru dan mempunyai strategi marketing yang ampuh untuk bisnis kulinernya,” kata Imam.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini