Biar Enggak Bawa Virus Corona ke Rumah, Perlu Enggak Sih Disinfeksi Baju Sebelum Dicuci?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2020 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 481 2253139 biar-enggak-bawa-virus-corona-ke-rumah-perlu-enggak-sih-disinfeksi-baju-sebelum-dicuci-YVSpk2J6yF.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

KESELAMATAN para pekerja dari ancaman virus corona perlu diperketat kembali. Terlebih, semakin banyaknya ditemukan klaster perkantoran virus corona.

Salah satu yang perlu dilakukan adalah dengan memastikan Anda tetap menjalankan protokol kesehatan selama perjalanan dari rumah ke kantor, pun kepulangannya kembali ke rumah. Intinya, saat Anda berada di luar rumah, maka Anda tetap memiliki risiko terpapar virus corona.

baju

Baca Juga: Cegah Bertambahnya Klaster Perkantoran, Cukupkah Jaga Jarak dan Cuma Pakai Masker?

Nah, bicara mengenai upaya pencegahan yang bisa dilakukan setelah bekerja di kantor, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan enam langkah yang harus dilakukan masyarakat jika tak ingin membawa virus corona ke dalam rumah.

Salah satunya membahas perihal menyuci langsung pakaian yang Anda gunakan saat ke kantor. Hal ini dilakukan agar meminimalisir paparan virus yang mungkin menempel di permukaan pakaian kerja Anda.

Namun, menjadi pertanyaan sekarang adalah apakah masyarakat bisa melakukan proteksi ganda terkait cuci pakaian dengan melakukan disinfeksi baju, baru menyucinya dengan detergen?

mesin cuci

Menjawab hal tersebut, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Indah Fitriani, SpPD, menerangkan bahwa masyarakat tak perlu menyemprotkan disinfektan ke pakaian kantor sebelum menyucinya dengan deterjen. Itu karena virus corona sudah bisa mati karena kandungan sabun di dalam deterjen.

"Jadi, langsung cuci saja. Kan protein permukaan virusnya rusak kalau kena sabun," terangnya pada Okezone melalui pesan singkat, Selasa (28/7/2020).

Dokter Indah menambahkan, lagipula penggunaan disinfektan ke pakaian yang langsung menyentuh kulit itu berbahaya. "Disinfektan itu berbahaya kalau kena kulit. Jadi, saya sarankan untuk langsung cuci saja pakaian dengan deterjen tanpa menyemprotkan disinfektan," sarannya.

Sementara itu, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Bakti Bawono Adi Sasmito, pernah menyampaikan dampak dari disinfektan yang langsung menyentuh kulit. Menurutnya, bahan kimia tersebut berbahaya jika terpapar kulit.

"Penyemprotan disinfektan secara langsung ke tubuh manusia tidak direkomendasikan karena berbahaya bagi kulit, mulut, dan mata. Disinfektan tersebut bisa sebabkan iritasi," ujarnya beberapa waktu lalu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini