Gasing Kayu, Permainan Tradisional yang Sering Dimainkan Anak Jadul Sebelum Muncul Beyblade

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2020 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 612 2253299 gasing-kayu-permainan-tradisional-yang-sering-dimainkan-anak-jadul-sebelum-muncul-beyblade-dh2f4INjCJ.jpg Permainan tradisional gasing kayu (Foto : @cah90anyk/Instagram)

Permainan tradisional yang sulit dilupakan adalah gasing kayu. Permainan ini sempat populer di zaman dulu dan kini sepertinya sudah ditinggalkan.

Bahkan, gasing kayu ini popularitasnya sempat tergantikan oleh permainan serupa yang biasa disebut dengan 'Bayblade'. Ya, alat main tersebut lebih modern, tapi cara mainnya sama yaitu mengadu siapa yang paling kuat berada di arena pertandingan.

Gasing Kayu

Untuk bisa memainkan permainan tradisional ini, Anda dituntut untuk memiliki kemampuan yang mumpuni dalam melempar gasing. Tidak hanya itu, gasing yang kokoh pun akan menentukan seberapa lama dia bertahan di arena pertandingan.

Baca Juga : Ada Karyawan Positif Covid-19 di Kantormu, Tracing Rapid Test Aja Enggak Cukup!

Nah, untuk lebih jelasnya lagi, Okezone coba menjelaskan bagaimana cara memainkan permainan tradisional ini. Penasaran?

1. Pastikan ada arena bertarung, ukurannya bebas saja.

2. Jika sudah, bersiap di tempat masing-masing dengan sudah melilitkan tali di sisi atas atau bawah gasing sesuai dengan bentuknya.

3. Nah, waktunya melemparkan gasing ke arena pertandingan. Diingatkan sekali lagi, di sini lah kemampuan Anda dituntut. Ketika asal lempar, maka gasing pun tidak akan memutar dengan baik dan langsung berhenti. Kalau sudah begini Anda dinyatakan kalah.

4. Hal menarik dari permainan ini adalah perlawanan yang kuar juga ditentukan dari seberapa kuat Anda melempar. Kalau lembek, ya saat gasing lawan menyerang, cepat goyah dan berhenti.

5. Pemenan ditentukan dari siapa yang masih bertahan di arena pertandingan dan masih dalam kondisi tetap berputar.

Gasing Kayu

Jika Anda perhatikan lebih dekat, bentuk-bentuk gasing kayu pun beragam, lho. Ada yang gepeng, bulat, atau lonjong. Beberapa gasing pun dilukis sedemikian rupa atau diukir secantik mungkin. Ya, ada nilai estetik juga di sana.

Permainan ini bisa dimainkan anak laki-laki maupun perempuan, jadi bebas dimainkan siapapun. Terpenting, dia bisa maininnya dengan baik.

Kerennya lagi, di beberapa suku di Indonesia, saat bermain ini ada pakaian khusus maupun gerakan khusus saat melempar gasing ke arena pertandingan. Jadi, ada nilai seninya juga permainan jadul ini. Keren banget! So, Kamu suka yang jadul atau yang modern?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini