5 Fakta Menarik saat Kamu Sering Pakai Hand Sanitizer

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 29 Juli 2020 08:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 481 2253709 5-fakta-menarik-saat-kamu-sering-pakai-hand-sanitizer-QZE5ClBfUc.jpg Ilustrasi. (Freepik)

SEJAK pandemi virus corona Covid-19 masyarakat di seluruh dunia mulai rajin menjaga kebersihan tangan. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, maupun menggunakan hand sanitizer.

Faktanya hand sanitizer berbahan alkohol jauh lebih efektif dalam membunuh virus jika konsentrasinya di atas 60 persen. Namun sering menggunakan hand sanitizer memiliki dampak negatif bagi kesehatan kulit tangan.

Merangkum dari World of Buzz, Selasa (28/7/2020), berikut lima hal yang wajib Anda ketahui tentang kebiasaan menggunakan hand sanitizer. Yuk disimak.

Batasi penggunaan

hand sanitizer

Jika digunakan dalam jumlah kecil, hand sanitizer dapat melindungi dari infeksi virus. Cukup menggunakan beberapa tetes ke telapak tangan, gosokkan selama sekitar 30 detik untuk mendapatkan hasil optimal. Terlalu banyak menggunakan sanitiser tangan menyebabkan dermatitis tangan.

Baca Juga: Serunya Hengky Kurniawan Ajak Anak Istri Glamping Mewah di Bandung

Kontaminasi bahan kimia yang tidak diinginkan

Selain unsur alkohol, hand sanitizer juga terbuat dari bahan kimia lainnya. Komponen kimia semacam itu bisa berbahaya berlebihan di permukaan kulit. Selain itu, jenis kulit bervariasi dari orang ke orang. Itulah sebabnya ada beberapa contoh di mana beberapa bahan kimia mungkin baik untuk orang-orang tertentu.

Ganti krim pelembap

Jika Anda menemukan luka pada celah tangan Anda, segera hentikan penggunaan hand sanitizer, kecuali jika benar-benar diperlukan. Oleskan krim pelembap yang mengandung aquaporin untuk membantu pemulihan kulit.

Ganti salep penyembuhan

Anda juga dapat memilih pengobatan rumahan seperti membuat salep penyembuhan sendiri menggunakan lidah buaya atau bahan lainnya. Anda juga bisa memakai sarung tangan semalaman untuk membantu perbaikan kulit Anda.

Sabun dan air

sabun

Kombinasi ini selalu lebih baik daripada sanitizer tangan. Konsultan Penyakit Menular di National Center for Infectious Diseases (NCID), dr Kalisvar Marimuthu, mengatakan sabun dan air dapat mencegah reaksi alergi yang mungkin disebabkan oleh sanitizer.

Semua tergantung pada jenis kulit. Beralihlah ke sabun antiseptik atau tisu basah jika berada dalam situasi di mana tidak ada sabun dan air. Gunakan hand sanitizer jika benar-benar tidak memiliki pilihan lain yang lebih baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini