Risiko Stunting Tak Selalu Terjadi pada Keluarga Miskin

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 29 Juli 2020 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 481 2253960 risiko-stunting-tak-selalu-terjadi-pada-keluarga-miskin-AlPday38Uw.jpg Ilustrasi. (Freepik)

PERAN ayah untuk mencegah anak stunting sangatlah dibutuhkan. Sayangnya tak banyak orangtua mengerti hal ini, sehingga sang ayah biasanya hanya memberi kepercayaan memberi anak dengan ibunya saja.

Masalah ini tentu sangat disayangkan. Meskipun seorang ayah terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan, bukan berarti lupa mengurus anak. Termasuk mengajak si kecil makan bersama untuk mencegah anak stunting.

Stunting disebabkan karena anak kekurangan gizi dalalm waktu lama, sehingga otaknya tidak berkembang. Saat dewasa, anak stunting mudah sakit dan menderita penyakit tidak menular, seperti jantung, diabetes, dan penyakit lainnya.

Baca Juga: Chef Beken Indonesia Bocorkan Rahasia Membuat Bumbu Sate Enak untuk Idul Adha

stunting

Diungkapkan Pakar Nutrisi Rita Ramayulis, ibu dan juga ayah serta anggota lainnya jarang melakukan makan bersama bisa berdampak pada tumbuh kembang anak. Risiko anak stunting dapat saja terjadi, tak melulu dari kalangan keluarga miskin.

"Kurangnya waktu anak bersama ayah dalam pemenuhan gizi, dampaknya bisa ke tumbuh kembang anak. Kita tahu seorang ibu tugasnya luar biasa dari hamil dan menyusui. Kalau kontrolnya hanya ada pada ibu, padahal anak enggak mau makan dan ayah enggak berperan maka tumbuh kembang terganggu," ujarnya dalam W-Media Workshop bersama Tanoto Foundation, Rabu (29/7/2020).

Karenanya, hal ini jangan sampai terjadi di lingkungan keluarga, terutama ayah yang mungkin jarang punya waktu dengan anak. Menurut Rita, setiap keluarga harus sadar gizi.

Seluruh anggota keluarga juga harus ikut mencegah stunting. Dari mulai ayah, nenek, kakek, tante, om dan lainnya yang ada di dalam rumah harus ikut mendukung tumbuh kembang si kecil.

"Maka peran seorang ayah sangat penting, karena ayah harus kenal dengan kebutuhan anak dan ibunya. Jadi kalau memang anak kondisinya berisiko stunting, langsung bisa diselsaikan bersama," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini