TK Permata Hati Terapkan Full Day Daring Service

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 196 2254473 tk-permata-hati-terapkan-full-day-daring-service-03ndlZLahu.jpg Sistem belajar daring di TK Permata Hati. (Foto: Lihatfoto.com)

PEMBELAJARAN daring masih menjadi yang utama dilakukan sejumlah sekolah di masa transisi new normal. Tidak terkecuali TK Permata Hati di Semarang yang menerapkan sistem belajar full day daring service.

TK Permata Hati juga punya cara tersendiri mengajak muridnya untuk tetap interaktif meski harus belajar online. Banyak materi menyenangkan diberikan kepada anak-anak yang harus mengikuti belajar online.

Baca Juga: Waspada, Rumah Sakit Jadi Klaster Penyebaran Covid-19 Paling Rawan di Jakarta

TK

Menariknya, murid-murid TK Permata Hati ini juga datang dari berbagai kalangan. Salah satunya yakni terdapat murid Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang harus mendapatkan hak belajar sama seperti anak-anak lainnya.

Kepala Sekolah TK Permata Hati Hindarwati menjelaskan, sekolah ini menjadi sekolah pendidikan anak usia dini inklusi. Sehingga tak sedikit menerima para ABK dan bisa ikut belajar online seharian penuh.

"Sekolah kami, PAUD yang menerapkan full day daring service, Senin sampai Minggu pagi dan sore," ujar Hindarwati lewat keterangan yang diterima Okezone.

Menurutnya, anak-anak begitu antusias mengikuti sesi belajar online dan tentunya didampingi orangtua di rumah. Namun bila orangtua kesulitan mengarahkan buah hatinya belajar online, maka mereka bisa melakukan konseling selama 45 menit di sekolah.

"Bagi orangtua yang bekerja dan mempunyai ABK dapat meminta program konseling orangtua secara individu untuk tutorial bagaimana mengajarkan materi belajar di rumah dengan datang ke sekolah. Orangtua datang dengan murid harus melalui protokol kesehatan yang ketat," tambahnya.

Hindarwati menerangkan, bagi orangtua dan anak yang datang ke sekolah harus cek suhu tubuh, rajin cuci tangan, juga wajib pakai masker/faceshield. Durasi konseling dibatasi maksimal 45 menit.

TK

"Kami harus melayani orangtua murid dengan berbagai latar belakang dan kesibukannya. Program dilaksanakan 2 minggu hanya 1 kali (konsultasi di sekolah)," katanya.

Meski hanya dua minggu sekali, menurutnya, cara ini sangat membantu orangtua dalam mendampingi anak belajar online. Jadi orangtua pun tahu bagaimana mengajari putra-putri mereka belajar online di rumah, sesuai dengan perkembangan anak usia dini. Selain itu, ada program pendukung tambahan yaitu guru TK Permata Hati juga melakukan home visit ke rumah untuk interview dengan orangtua dan menilai perkembangan anak didik. Berita ini meluruskan berita sebelumnya yang menyebutkan adanya tatap muka.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini