Begini Cara Menparekraf Wishnutama Terus Ingatkan Pengelola Destinasi Wisata Terapkan Protokol Kesehatan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 10:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 406 2254327 begini-cara-menparekraf-wishnutama-terus-ingatkan-pengelola-destinasi-wisata-terapkan-protokol-kesehatan-rXNpVgwZc8.jpg Wishnutama (Foto: Kemenparekraf)

Pariwisata Banyuwangi terus bersolek. Setelah menerapkan protokol kesehatan yang ketat di 12 destinasi wisata lokal, Banyuwangi kini tengah menyiapkan pembangunan infrastruktur dan fasilitas penunjang aktivitas wisata.

Hal tersebut dilakukan seiring terjadinya perubahan tren wisata di tengah pandemi Covid-19. Ke depannya aktivitas wisata akan mengedepankan keamanan, kesehatan, serta kualitas.

Oleh karena itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio pun kembali mengingatkan agar setiap daerah atau destinasi wisata harus betul-betul menerapkan protokol kesehatan. Ini terutama destinasi yang nantinya banyak dikunjungi wisatawan.

 wisata new normal

“Kesehatan masyarakat dan produktivitas perekonomian harus dijalankan dengan seimbang. Mengingat perubahan pola wisatawan membuat setiap destinasi wisata mesti mengedepankan protokol kesehatan,” ujar Wishnutama dalam Rakor Penyelesaian Isu Pengembangan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, kemarin.

Untuk mendukung kembalinya destinasi wisata di Banyuwangi, Wishnutama mengatakan bahwa pihaknya akan memfasilitasi penyediaan fasilitas kamar kecil di Alas Purwo dan kawasan Agrowisata di Tamansuruh.

Kemudian akan disediakan pula alat penunjang kebersihan dan keamanan seperti, penyediaan tempat cuci tangan, tempat sampah, toilet portable, masker, face shield, sarung tangan, baju APD, alat semprot, tenda, life ring buoy, tandu lipat, signage (papan himbauan), dan kacamata google.

Selain itu, Kemenparekraf juga terus membantu mengangkat destinasi wisata di Banyuwangi dalam berbagai bentuk program, misalnya dalam Festival Parekraf online melalui kegiatan Talk Show dengan Kepala Dinas Pariwisata yang salah satunya mengundang Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi.

 Baca juga: Menparekraf Wishnutama Ajak Setiap Daerah Siapkan Strategi Khusus untuk Gaet Wisatawan, Seperti Apa?

"Kami juga akan melakukan Fam Trip ke destinasi di Banyuwangi menggunakan jasa penyeberangan ASDP, Pelibatan Komunitas, kegiatan flash sale serta B2C Epic sale yang dilakukan dengan mitra e-commerce," jelas Wishnutama.

Bupati Banyuwangi Azwar Anas menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Kemenparekraf. Dia berharap bantuan tersebut dapat memulihkan pariwisata dan ekonomi di Banyuwangi, sehingga dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Azwar juga menambahkan masyarakat Banyuwangi sebagian besar telah sadar untuk menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari penggunaan teknologi serta sertifikasi protokol kesehatan di berbagai bidang usaha.

“Kami telah membuat aplikasi panduan kesehatan serta sertifikasi kebersihan dan kesehatan dari dinas kesehatan meliputi hotel, homestay, café, restoran, dan warung makan,” kata Azwar.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan di masa adaptasi kebiasaan baru ini, diharapkan vaksin Covid-19 bisa segera berhasil diproduksi dalam waktu dekat sehingga sektor pariwisata kembali bangkit dan Luhut berharap kondisi pariwisata akan lebih baik dari sebelumnya.

"Ekonomi dan Covid-19 itu saling berkait, kalau penanganan tidak bagus maka ekonomi tidak akan membaik. Ini sangat penting buat investor, mereka datang ke suatu tempat harus ada rasa aman. Jadi tidak bosan-bosannya saya sampaikan agar seluruh masyarakat Banyuwangi mengikuti protokol kesehatan yang ada," kata Luhut.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini