Waspada, Rumah Sakit Jadi Klaster Penyebaran Covid-19 Paling Rawan di Jakarta

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 12:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 481 2254389 waspada-rumah-sakit-jadi-klaster-penyebaran-covid-19-paling-rawan-di-jakarta-MONn6MzgjK.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

TIM Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengupas data yang dihimpun oleh Tim Surveilans Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta sejak 4 Juni 2020 hingga 26 Juli 2020. Dia menyebutkan, klaster rumah sakit masih menjadi pusat penyebaran Covid-19 paling rawan

Tim Surveilans melakukan contact tracing dan active case finding. Kemudian dari seluruh kasus mereka mencoba untuk melihat kontribusi yang berasal dari berbagai klaster, termasuk rumah sakit.

Dewi menjelaskan bahwa melalui tracing, ditemukan sebanyak 3,567 kasus atau sebanyak 28 persen merupakan hasil dari active case finding oleh Tim Surveilans DKI Jakarta. Mereka turun ke pasar, wilayah perkantoran, rumah sakit, hingga rumah ibadah untuk melakukan tes.

Baca Juga: Beli Perlengkapan Jelang Idul Adha di Mal, Jangan Lupakan Protokol Kesehatan Ini

rumah sakit

“Hingga saat ini, pasien rumah sakit masih menempati peringkat pertama sekitar 42 persen, kemudian pasien di komunitas di peringkat kedua berdasarkan hasil contact tracing, dengan angka yang cukup besar sekira 39 persen,” ujar Dewi dalam siaran pers BNPB, Kamis (30/7/2020).

Selain klaster rumah sakit dan komunitas, para Anak Buah Kapal (ABK) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menempati posisi ketiga dengan 5,8 persen. Kemudian pasar di peringkat keempat sekira 4, 3 persen, diikuti dengan cluster perkantoran yakni 3,6 persen yang berada di peringkat lima.

“Klaster sisanya adalah pegawai tenaga kesehatan dari rumah sakit, puskesmas, rutan, dan panti yang turut menyumbang kasus positif di DKI Jakarta,” tutup Dewi.

(dwk)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini