Pekan ASI Sedunia, WHO Ingatkan Pentingnya Dukungan untuk Ibu Menyusui

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2020 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 481 2256652 pekan-asi-sedunia-who-ingatkan-pentingnya-dukungan-untuk-ibu-menyusui-FNxJwW6F4G.jpg Ibu menyusui (Foto : Sheknows)

Pekan hari ASI Sedunia 2020 mengambil tema ‘Mendukung Menyusui untuk Planet yang lebih Sehat’. WHO dan UNICEF turut menyerukan para pemerintah untuk melindungi dan mempromosikan akses perempuan untuk konseling menyusui.

Mereka berharap para kaum hawa di seluruh dunia bisa semakin terampil, dan mengambil komponen penting dari aktivitas menyusui. Seperti diketahui ASI merupakan awal terbaik bagi setiap anak dalam kehidupan.

ASI memberikan manfaat kesehatan, nutrisi dan emosional untuk anak dan ibu. Ini merupakan bagian dari sistem pangan berkelanjutan. ASI adalah proses memberikan nutrisi secara alami, yang tidak selalu mudah untuk dilakukan.

Ibu Menyusui

Seorang ibu membutuhkan dukungan yang tepat untuk memulai dan mempertahankan masa menyusui. Alhasil layanan konseling yang terampil dapat memastikan bahwa ibu dan keluarga menerima dukungan ini.

Baca Juga : Anya Geraldine Gowes Ajak Beli Bubur, Kamu Tim Diaduk atau Enggak?

Melansir dari laman resmi WHO, Selasa (4/8/2020), dukungan menyusui untuk para ibu dapat berupa informasi, saran, dan jaminan yang mereka butuhkan untuk memberi makan bayi mereka secara optimal.

Konseling menyusui dapat membantu ibu membangun kepercayaan diri sambil menghormati keadaan dan pilihan masing-masing. Konseling dapat membantu para wanita untuk mengatasi tantangan dan mencegah praktik menyusui dan perawatan yang dapat mengganggu pemberian ASI.

Selain itu meningkatkan akses konseling terampil untuk menyusui dapat memperpanjang durasi menyusui dan mempromosikan pemberian ASI eksklusif. Kondisi ini akan memberikan manfaat untuk bayi, keluarga dan ekonomi.

Analisis menunjukkan bahwa peningkatan tingkat pemberian ASI eksklusif dapat menyelamatkan nyawa 820.000 anak setiap tahun. Selain itu pemberian ASI eksklusif juga dapat menghasilkan pendapatan tambahan sebesar USD302 miliar atau Rp4,4 kuadriliun.

Ibu Menyusui

Konseling menyusui yang terampil dapat diberikan oleh profesi yang berbeda termasuk profesional perawatan kesehatan, konselor laktasi dan penyedia bantuan lainnya di fasilitas kesehatan atau klinik.

Konseling bisa juga dilakukan melalui kunjungan rumah atau program komunitas, secara langsung atau jarak jauh. Selama pandemi virus corona Covid-19, lebih penting untuk menemukan solusi inovatif untuk memastikan akses menuju layanan-layanan penting.

Tujuannya agar tidak terganggu dan keluarga bisa terus menerima konseling menyusui sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini