Kasus Baru Gonore Semakin Meningkat, Yuk Jaga Kesehatan Organ Reproduksi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 481 2257365 kasus-baru-gonore-semakin-meningkat-yuk-jaga-kesehatan-organ-reproduksi-4EqYHjQh4f.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

MENJAGA kesehatan organ reproduksi adalah hal wajib dilakukan setiap manusia. Organ reproduksi adalah bagian salah satu bagian tubuh yang rentan terkena penyakit. Salah satu penyakit yang sering menimpa seseorang adalah gonore (GO).

CEO Klinik Pramudia, dr Anthony Handoko, SpKK, FINSDV menjelaskan, gonore ternyata salah satu penyakit organ reproduksi yang sering dialami oleh manusia. Tapi kurangnya data pelaporan resmi di Indonesia, akibat survei yang kurang menyeluruh dan periodik, menyebabkan tidak tersedianya data akurat untuk prevalensi gonore di Indonesia.

Baca Juga: Bayinya Lahir Langsung Dapat ASI, Dokter Rina: Jempol Buat Mbak Kahiyang Ayu

gonore

Menurut data terakhir dari World Helath Organization (WHO), pada 2018 terdapat 98 juta kasus baru gonore. Bahkan terjadi peningkatan yang tajam dibanding pada tahun-tahun sebelumnya, yakni sebesar 62 juta kasus pada 1999 dan 88 juta kasus pada 2005.

Diperkirakan terdapat sekira 2 juta kasus baru gonore di Indonesia setiap tahunnya. Sedangkan di Amerika Serikat (AS), angka kejadian gonore menjadi Infeksi Menular Seksual (IMS) ke-2 terbanyak setelah Chlamydia.

“Pilek pada alat kelamin atau gonore yang dibiarkan berkembang pada akhirnya akan mengakibatkan berbagai risiko berbahaya,” terang dr Anthony, dalam Virtual Media Briefing Gonore, Rabu (5/8/2020).

Lebih lanjut, Dokter Anthony mengatakan, gonore yang tidak terdiagnosis dan tidak mendapat pengobatan secara benar, dapat menyebabkan komplikasi dari ringan hingga berat. Berdasarkan lokasi anatomis, komplikasi gonore dapat terjadi pada genital dan sekitarnya seperti saluran kemih, panggul dan kandungan.

“Selain itu gonore juga bisa menyerang pada bagian ekstra genital seperti faring atau saluran menelan, selaput lendir mata atau konjungtiva, dan sendi. Infeksi gonore berat dan lanjut, pada wanita dapat menyebabkan penularan infeksi gonore ke bayi saat proses melahirkan dan infertilitas kemandulan,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini