Asma hingga Demam, Efek Samping Tidur Pakai Kipas Angin

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 612 2257493 asma-hingga-demam-efek-samping-tidur-pakai-kipas-angin-dVdQckqXok.jpg Kipas Angin. (Foto: Shutterstock)

UDARA panas memang membuat kita sulit untuk tidur. Memang, berdasarkan penelitian National Sleep Foundation, suhu kamar terbaik untuk tidur yakni berada di sekitar 18-22 derajat Celsius.

Akhirnya, banyak orang memilih tidur dengan kipas angin menyala sepanjang malam. Tapi, tidur menggunakan kipas angin juga akan memunculkan efek samping bagi kesehatan kita.

Dilansir Bustle, ada beberapa bahaya yang perlu Anda pertimbangkan jika tidur menggunakan kipas angin secara berjam-jam. Beberapa di antaranya berhubungan dengan penyakit serta kekebalan tubuh.

Jika Anda rentan terhadap penyakit, tidur menggunakan kipas angin mungkin akan memperburuk keadaan Anda. Saat kipas menyala, itu menggerakkan udara di sekitar ruangan, dan sangat berpotensi bagi Anda untuk mengalami asma, demam, dan masuk angin.

kipas angin

Ada beberapa efek samping lain bagi kekebalan tubuh kita jika tidur menggunakan kipas angin, yaitu menyebabkan kulit terasa kering dan mata menjadi kering. Apalagi jika kipas angin tersebut dalam keadaan kotor setelah terlalu mengambil banyak debu.

Jika Anda termasuk orang yang tidak bisa tidur tanpa menggunakan kipas angin, disarankan tidak membiarkan kipas angin menyala sepanjang malam sampai Anda terbangun. Karena hal tersebut dapat memberikan efek samping pada kesehatan, apalagi jika tubuh rentan terhadap penyakit.

Selain itu, jika Anda sangat berhati-hati dalam kesehatan Anda, pastikan Anda menjaga kamar Anda sebersih mungkin sehingga kipas tidak terlalu mengambil banyak debu dan alergen.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini