Pekan ASI Sedunia, Benarkah Haid Bisa Bikin Produksi Susu Menurun?

Anabel Lerric, Jurnalis · Jum'at 07 Agustus 2020 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 481 2258422 pekan-asi-sedunia-benarkah-haid-bisa-bikin-produksi-susu-menurun-RU1Hj6orgq.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

PADA saat menyusui pastinya Anda sering mendengar beberapa pertanyaan. Salah satunya adalah saat haid di masa menyusui menyebabkan produksi susu menurun. Benarkah?

Karena itu, membuat ibu ASI jadi takut dan khawatir. Tentu sata produksi susu menurun, khawatir gizi bayi tidak bisa tercukupi.

Okezone pun akan membahas selengkapnya kaitan haid dan produksi susu ibu saat menyusui. Ini dia ulasannya dilansir Okezone, dari Instagram AIMI ASI @aimi_asi.

1. Apakah haid bisa memengaruhi produksi ASI?

 menyusi

Pada beberapa ibu, haid memang bisa mengganggu produksi ASI dan aliran ASI. Hal itu wajar karena adanya pengaruh dari hormon. Numun, jangan khawatir. Haid tidak akan sampai membuat ASI berhenti.

Baca Juga: Masak Modal Rp20 Ribu, Body Wika Salim saat di Dapur Bikin Melek

Walaupun begitu, ibu harus tetap menyusui bayinya. Kalau perlu menyusui dengan rutin. Bagi ibu bekerja, perah rutin seperti biasa, jika perlu tambah frekuensi memerahnya. Reaksi ini biasanya hanya terjadi di hari pertama hingga ketiga haid. Setelah itu, biasanya semua kembali seperti normal dan haid tidak mempengaruhi kualitas ASI.

2. Mengapa haid membuat beberapa ibu yang sedang menyusui menjadi tidak teratur atau bahkan sampai tidak haid?

Sebenarnya itu adalah hal yang normal pada saat sedang menyusui, haid menjadi tidak teratur atau bahkan tidak haid sama sekali. Walau selama menyusui tidak haid, itu tidak akan membuat penumpukan darah kotor di badan ibu. Itu adalah sebuah mitos.

Itu semua terjadi karena hormon menyusui yang memang bertolak belakang dengan hormon reproduksi. Tetapi, belum dapat haid kembali saat menyusui bukan berarti ibu belum subur kembali.

Jadi, jika masih mau menjaga jarak kehamilan, gunakan KB dengan metode-metode kontrasepsi yang aman untuk busui (ibu menyusui). Sebelum melakukan itu, jangan lupa untuk tetap berkonsultasi terlebih dahulu dengan bidan/dokter untuk menentukan metode KB yang cocok.

Kalau haid tidak teratur di masa menyusui, sebaiknya tidak pakai KB metode kalender karena Anda tidak bisa lagi menghitung masa subur dengan akurat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini