Asam Lambung Naik karena Makan Durian, Apa yang Harus Dilakukan?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 07 Agustus 2020 20:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 481 2258730 asam-lambung-naik-karena-makan-durian-apa-yang-harus-dilakukan-szpcUkWn9w.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

DURIAN memang menjadi salah satu buah yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Tapi, tidak sedikit juga yang tidak menyukai baik rasa maupun bau durian.

Rasanya yang unik dan khas membuat buah ini menjadi favorit masyarakat Indonesia. Ketika seseorang suka durian, maka mereka bisa menghabiskan buah yang satu ini dalam jumlah yang sangat banyak.

Tapi, meski rasanya enak namun Anda harus berhati-hati dalam mengonsumsi 'raja buah' ini. Pasalnya konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan seseorang mengalami penyakit maag.

Makan durian

Hal ini pun dibenarkan oleh Guru Besar Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP.

“Kalau pasien serangan akutnya kambuh, kumat sakit maag, kembung, begah maka tidak dianjurkan untuk mengonsumsi durian. Mengapa? Karena durian mengandung banyak gas. Gasnya bisa meningkat dan akan memengaruhi maag,” terang dr. Ari kepada Okezone.

Meski demikian dr. Ari mengatakan seseorang boleh saja mengonsumsi durian namun tidak dalam jumlah yang berlebihan. Ia menambahkan tidak ada aturan khusus tentang kapan waktu yang aman bagi seseorang untuk mengonsumsi durian.

“Seseorang harus berhati-hati karena durian memiliki kalori yang tinggi. Alhasil banyak pasien-pasien yang mengalami stroke dan serangan jantung setelah makan durian terlalu banyak," katanya.

"Mengonsumsi durian terlalu banyak akan memasukan 2-3 ribu kalori dalam waktu singkat. Hal ini akan memengaruhi beban jantung untuk mencerna kalori,” lanjut dia.

Beberapa mitos menjelaskan, mengonsumsi kecombrang dan jahe efektif untuk menetralkan asam lambung akibat mengonsumsi durian. Meski demikian, dr. Ari enggan berkomentar lebih lanjut mengenai mitos yang beredar di kalangan masyarakat tersebut.

“Pada prinsipnya itu (kecombrang dan jahe) kan obat alternatif. Kalau cocok yang silahkan, tapi kalau tidak ya jangan. Intinya kalau makan buah yang mengandung banyak gas seperti durian, nangka dan nanas dianjurkan untuk tidak boleh banyak-banyak apalagi untuk orang yang sakit maag. Untuk buah lain selain itu relatif aman,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini