Vinkensport, Olahraga Tradisional Unik Menghitung Suara Burung

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 09 Agustus 2020 08:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 08 612 2259123 vinkensport-olahraga-tradisional-unik-menghitung-suara-burung-g3VJNimast.jpg Olahraga Vinkensport (Foto: spotter2/wikimedia commons)

OLAHRAGA biasanya melibatkan fisik maupun mental, tetapi hal berbeda ditunjukkan dalam olahraga tradisional yang disebut Vinkensport atau vinkenzetting (Finch Sitting).

Olahraga hewan tradisional ini diselenggarakan di wilayah Flanders, Belgia, dengan berbahasa Belanda. Olahraga ini melibatkan para masyarakat yang semuanya duduk dan mendengarkan suara burung.

Di Vinkensport, kandang-kandang kecil berbaris berjajar sekira enam kaki di jalan. Di dalam setiap kotak terdapat burung chaffinch jantan tunggal yang tugasnya menghasilkan sebanyak mungkin suara burung dalam satu jam.

Orang yang duduk di depan sangkar kayu adalah pemiliknya yang biasa disebut vinkeniers ‘finchers’. Tugasnya adalah menghitung suara-suara burung dengan menggunakan kapur pada batang kayu besar.

Setiap garis kapur mewakili satu suara burung. Nantinya para juri akan berjalan di sepanjang barisan kandang untuk memastikan tidak ada kontestan yang menipu. Chaffinch dengan suara terbanyak dalam satu jam dinyatakan sebagai pemenang.

Sebagaimana dilansir Oddity Central, Minggu (9/8/2020), Vinkensport adalah olahraga yang sangat pasif. Beberapa bahkan menyebutnya membosankan. Di sisi lain, olahraga ini juga sangat kontroversial.

Vinkensport

Baca juga: Catat, Ini 2 Buah yang Ampuh Redakan Asam Lambung

Vinkenzetting dapat ditelusuri kembali ke akhir abad ke-16, ketika dokumen-dokumen sejarah yang disebutkan pertama kali sebagai olahraga di antara para pedagang Flemish. Pada abad ke-19, popularitas olahraga telah berkurang banyak.

Tetapi untuk beberapa alasan, olahraga ini kembali bangkit setelah Perang Dunia I. Pada 2007, ada lebih dari 13.000 vinkeniers yang membiakkan 10.000 burung setiap tahun.

Chaffinch menggunakan berbagai metode khusus untuk memastikan burung mereka memiliki kesempatan untuk memenangkan kompetisi Vinkensport. Bebearapa di antaranya dengan pembiakan selektif, diet protein tinggi, dan teknik stimulasi menyanyi kontroversial.

Di sisi lain aktivis hewan telah menegur vinkeniers karena menyimpan chaffinch dalam sangkar gelap kecil untuk hiburan mereka sendiri. Selain itu mereka juga memaksa burung-burung agar bernyanyi lebih daripada mereka yang alami.

Juara Vinkensport dilaporkan dapat menghasilkan lebih dari 1.000 suara burung dalam waktu satu jam. Tentunya, ini tidak terdengar alami untuk ukuran seekor burung. Aspek kontroversial lain dari Vinkensport adalah menyontek.

 Vinkensport

Pemilik satu chaffinch yang berhasil menghasilkan rekor 1.278 dalam satu jam dituduh memberikan doping testosteron pada burungnya. Di lain kasus, seekor burung berhasil menghasilkan jumlah suara yang banyak dalam tiga putaran kompetisi.

Tapi ketika kandangnya dibuka, pemutar CD ditemukan di dalamnya. Ini adalah beberapa hal yang akan dilakukan orang untuk memenangkan kompetisi dalam mendapatkan suara burung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini