Share

Tak Mau Batik Jadi Kolot, Novita Yunus Ciptakan Lintas Generasi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 09 Agustus 2020 20:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 09 194 2259452 tak-mau-batik-jadi-kolot-novita-yunus-ciptakan-lintas-generasi-TFjmGoMPL8.jpg Batik Novita Yunus. (Foto: Novita Yunus)

INGIN mengubah kesan batik menjadi sesuatu yang segar dan kekinian, Desainer dan Founder Batik Chic, Novita Yunus, menciptakan koleksi batik kontemporer bernuansa modern.

Koleksi tersebut bernuansa putih dengan detail embroidery handmade nan cantik. Warna-warni yang ada di embroidery memberi napas kekinian pada wastra Nusantara yang dianggap kuno ini.

Hal itu memang diciptakan Novita dengan sadar. Sebab, dirinya ingin batik dapat dikenakan oleh semua jenjang usia. "Koleksi ini bisa digunakan untuk anak muda generasi milenial sampai senior. Jadi, batik tidak lagi terkesan kuno," terang Novita Yunus.

Batik chic

Embroidery dibuat secara handmade dan motif yang tercipta lahir dari perjalanan keliling dunianya "Itu juga merepresentasikan Batik Chic di berbagai negara," tambahnya.

Bicara mengenai detail koleksi, warna putih sebagai basic memberi kesan anggun sekaligus mewah dalam kesatuan. Embroidery handmade yang ditonjolkan di koleksi ini pun menarik perhatian, serupa dengan apa yang ditampilkan di virtual fashion show RFF 2020.

Batik chic

BCWH sendiri merupakan kolaborasi Batik Chic dengan Yuni Marsono dan Eifi Basuki sebagai partner bisnis. Ini dilakukan sebagai bentuk memperluas jaringan sekaligus mengembangkan peluang para perajin agar tetap hidup untuk keluarga.

Di BCWH Menteng itu tidak hanya tersedia lini Batik Chic, tetapi ada juga lini 'NY by Novita Yunus' dan produk aksesori dari 'Ubud by Yuni Marsono' dan 'Manjusha Nusantara'.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini