Masyarakat Indonesia Masih Suka Salah Kaprah soal Definisi Obat

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 09 Agustus 2020 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 09 481 2259410 masyarakat-indonesia-masih-suka-salah-kaprah-soal-definisi-obat-NY9qNE8jeF.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEBUAH video yang diunggah oleh selebriti Indonesia Anji melalui akun Youtube pribadinya menjadi viral. Pasalnya, dalam video tersebut ia mengundang Hadi Pranoto yang mengaku sebagai profesor sekaligus anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan mengumumkan herbal Covid-19 telah ditemukan.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata gelar profesor dan anggota IDI yang dia klaim tak dapat dibuktikan. Hal ini justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang tengah menunggu-nunggu kehadiran obat Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Staf khusus Menteri Kesehatan Mariya Mubarika mengatakan, apa yang dipaparkan oleh Hadi Pranoto dalam video tersebut sebenarnya bisa jadi karena ia ingin tampil

"Seperti yang kita tahu, semenjak Covid-19 masuk ke Indonesia, para muda-mudi bergotong-royong memberikan bantuan APD dan masker untuk pasien Covid-19 dan tenaga medis," tutur Mariya melalui diskusi virtual, Minggu (9/8/2020).

Namun, Mariya mengatakan, pemahaman dari kata 'obat' itu sendiri masih beragam. Bagi kebanyakan masyarakat, mengonsumsi sesuatu yang bisa menyembuhkan penyakit biasanya sudah bisa disebut sebagai obat.

"Misalnya kalau batuk makan jeruk. Jeruk ini kan memang mengandung vitamin C. Nah, bagi masyarakat jadinya kalau batuk ya obatnya jeruk. Padahal, pemahaman obat di kalangan medis tidak demikian," jelasnya.

Mariya mengatakan, sesuatu bisa dikatakan sebagai obat jika sudah melewati fase uji klinis beberapa kali. Bahkan izin edarnya saja harus melalui proses yang panjang di BPOM.

"Kalau IDI bicara obat ya yang sudah melewati proses chemical fase 1 fase 2 dan sebagainya. Di era sekarang banyak sekali pakar-pakar yang sebenarnya enggak ada background tapi ikut berbicara," tukas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini