Jembatan Kaca Terpanjang di Dunia, Bisa Dinaiki Mobil

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 11 Agustus 2020 17:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 612 2260562 jembatan-kaca-terpanjang-di-dunia-bisa-dinaiki-mobil-4KJuwdCpIX.jpg Jembatan kaca (Foto: Nextshark)

Jembatan kaca terpanjang di dunia telah dibuka di China. Jembatan ini terbentang di atas Sungai Lianjiang di Qingyuan, Provinsi Guangdong. Jembatan kaca ini memiliki panjang 526 meter yang menghubungkan dua sisi Huangchuan Three Gorges.

Untuk menyelesaikan jembatan fenomenal ini dibutuhkan waktu selama tiga tahun, dan menghabiskan dana mencapai sekira Rp634 miliar. Guinness World Record bahkan menganugerahi pemerintah daerah sertifikat selama soft opening pada 18 Juli 2020.

jembatan kaca

Sebenarnya jembatan yang terbuat dari kaca, bukanlah hal baru bagi masyarakat China. Pemegang rekor sebelumnya adalah jembatan kaca Lembah Hongya di Provinsi Hubei, yang berukuran panjang 488 meter dan dibuka pada 2017.

Sebagaimana dilansir Next Shark, Selasa (11/8/2020), salah satu video memperlihatan jembatan sedang menahan dua mobil yang melewatinya. Selain itu terdapat lebih dari selusin orang yang datang ke pembukaannya yang megah.

Baca juga: Potret Yuni Shara yang Belum Kehilangan Pesonanya di Usia 48 Tahun

Menurut staf daerah, jembatan ini mampu menampung 500 wisatawan sekaligus di empat dek observasi, menurut staf daerah tersebut. Wisatawan juga dapat melakukan bungee jump, zip line atau menggunakan jembatan sebagai landasan untuk peragaan busana.

Kaca yang digunakan pada pondasi jembatan ini berwarna transparan dengan kadar 99,15% dan terbuat dari tiga lapisan dengan tebal 4,5 cm. China telah membuka sekira 2.300 jembatan kaca di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

Sayangnya pihak berwenang menutup beberapa jembatan karena alasan keamanan. Pada 2016, negara itu menutup jembatan pemecah rekornya di Zhangjiajie Grand Canyon 13 hari setelah pembukaannya.

Selain itu pejabat keselamatan terpaksa menutup 32 atraksi jembatan kaca di Provinsi Hubei sejak Maret 2018.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini