Disuntik Vaksin Covid-19, Relawan Dipantau 14 Hari

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 12 Agustus 2020 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 481 2260838 disuntik-vaksin-covid-19-relawan-dipantau-14-hari-Rtypgvn7lx.jpg Jokowi memantau uji vaksin Covid-19 (Foto: Biofarma)

Sebanyak 19 subjek penelitian vaksin Covid-19 alias relawan vaksin Covid-19 menjalani vaksinasi dalam uji klinis tahap 3 yang dipantau langsung Presiden Joko Widodo, Selasa (11/8/2020). Vaksinasi dilakukan oleh Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad).

Usai disuntikkan, relawan vaksin Covid-19 akan dipantau kondisi tubuhnya selama 14 hari sebagai bagian dari penelitian vaksin Covid-19 yang didatangkan dari perusahaan vaksin Sinovac, China.

 uji vaksin

Setelah itu, vaksinasi kedua dilakukan. Jika sudah, maka pemantauan akan berlangsung selama 6 bulan.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menjelaskan, fase uji klinis tahap 3 yang tengah dijalankan Bio Farma dan Unpad merupakan pencapaian luar biasa. Pasalnya, tidak banyak lembaga penelitian yang sudah sampai pada tahapan uji klinis tahap 3.

Baca juga: Body Goals Nia Ramadhani di Atas Yacht Mewah, Iri Bilang Bos!

"Sebelum vaksin Covid-19 dipergunakan masyarakat, diperlukan uji klinis tahap 3. Uji klinis merupakan tahapan yang perlu dilalui untuk semua produk farmasi, termasuk obat-obatan dan vaksin. Demikian juga dengan uji klinis vaksin Covid-19 ini, sudah menjalani tiga kali fase pengujian, mulai dari uji pre-klinis, uji klinis tahap 1, hingga uji klinis tahap 2 di China," terang Honesti dalam laporan yang diterima Okezone, Rabu (12/8/2020).

Terkait dengan hasil dari tiga pengujian sebelumnya yang sudah dilakukan di China, Honesti menegaskan bahwa Badan POM RI sudah mengantonginya. "Ya, untuk hasil dari uji pre-klinis, uji klinis tahap 1, dan uji klinis tahap 2, semua ada di Badan POM RI," ungkap Honesti.

Lebih lanjut, apabila uji klinis tahap 3 vaksin Covid-19 ini berjalan lancar, maka tahap berikutnya adalah registrasi ke Badan POM. Bio Farma sendiri sudah mempersiapkan produksi vaksin Covid-19 dengan kapasitas maksimal sebanyak 100 juta dosis. Lalu, pada akhir Desember 2020 produksi vaksin Covid-19 akan ditambah 150 juta dosis.

"Mudah-mudahan kapasitas yang kami miliki ini dapat membantu pemerintah Indonesia dalam menghadapi dan mengatasi pandemi Covid-19 melalui produksi vaksin Covid-19," pungkas Honesti.

Perlu diketahui, Presiden Joko Widodo datang langsung ke Unpad didampingi jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju antara lain, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN sekaligus Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN), Erick Thohir, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Kepala Badan POM, Penny K Lukito, Kepala BNPB Doni Monardo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini