Share

12 Tanda Kamu Berada dalam Hubungan Abusive, Segera Cari Pertolongan

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 196 2262180 12-tanda-kamu-berada-dalam-hubungan-abusive-segera-cari-pertolongan-sGlZCCMWyJ.jpg Kekerasan terhadap pasangan (Foto: Radio Free Europe)

Dalam hubungan percintaan, baik dalam pernikahan maupun pacaran bisa saja hubungan yang romantis berubah menjadi hubungan yang penuh kekerasan alias abusive. Akibatnya pasangan yang mendapatkan kekerasan menjadi minder, tertutup, bahkan depresi.

Nah, terdapat sejumlah tanda kalau kamu mengalami kekerasan atau terlibat dalam hubungan abusive. Mengutip akun Instagram @pijarpsikologi, berikut ini tanda-tanda kalau kamu sedang berada dalam abusive relationship. Simak ya!

 pacar sangat cemburuan

1. Di tahap awal, dia mencintaimu secara berlebihan

Kamu merasa bahwa dia benar-benar tergila-gila kepadamu dan meyakinkan dirimu bahwa dia benar-benar sangat mencintaimu. Hingga tiba saatnya dia melepaskan topeng itu perlahan-lahan, memberikanmu perlakuan kasar, mengancammu, menghinamu dengan kata-kata yang teramat kasar bahkan sampai memukulmu jika kamu gagal memenuhi keinginan si dia.

 

2. Over protective

Dia akan menelponmu setiap waktu saat kamu tidak bersamanya. Dia akan memintamu untuk selalu membalas pesannya sesibuk apapun kamu. Dia selalu gelisah mengenai apa yang akan kamu lakukan di luar sana.

3. Merasa cemburu tiada habis

Pasanganmu tak akan pernah percaya kepadamu. Semua history telepon, sms, whatsapp, facebook messenger akan dia cek setiap kali dia bertemu denganmu. Dia khawatir kamu selingkuh, dia khawatir kamu main mata di belakang. Dia takut kamu menghubungi keluargamu dan bercerita bahwa kamu mendapatkan perlakuan kasar darinya.

4. Semua yang kamu katakan memicu amarahnya

Abuser biasanya sangat sensitif terhadap segala kata yang keluar dari mulut pasangannya. Ia selalu curiga bahwa pasangannya tak setia, bahwa pasangannya bosan dengannya, bahwa pasangannya suatu saat akan meninggalkannya.

Jika suatu sore setelah lelah bekerja kamu berkata “Aku mau istirahat, aku lelah.” Dia bisa mempersepsikannya dengan sangat negatif dan bertanya balik ke kamu, “Kamu bosan sama aku? Kamu mau cari penggantiku? Kamu sudah gak tahan sama aku?”

5. Intimidasi

Ia mengintimidasi kamu dan menjadikan kamu tidak berdaya. Dia melakukan ini agar kamu takut dan tunduk padanya. Dia mengendalikan seluruh hidupmu, hingga kamu tak tahu caranya hidup tanpa dirinya.

 Baca juga: Mau Ikut Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka? Nih Cara Daftarnya

6. Dia memanipulasimu

Seseorang yang abusive akan berusaha membuat kamu merasa bersalah atas segala kekerasan yang dia lakukan. Dia pun akan meyakinkanmu bahwa dia adalah orang baik, namun belakangan ini tidak dapat mengontrol diri. Dia memintamu tak memberitahu siapapun karena dia takut. Dia memohon menangis-nangis “Cuma kamu yang tau aku begini, aku mau berubah, tolong jangan bilang siapapun, kamu yang aku percaya dan aku sayang kamu.”

7. Selalu menyalahkan orang lain

Dia meyakini bahwa orang-orang harus bertanggung jawab terhadap emosinya. Ketika normalnya seseorang berkata, “Aku sedang marah.” Dia akan selalu dan selalu mengatakan, “Kamu membuatku marah.” “Kamu membuatku jengkel,” “Kamu membuatku tidak bisa konsentrasi bekerja sehingga aku tidak naik pangkat.” Intinya dia selalu menyalahkan orang lain.

 

Apapun yang terjadi pada hidupnya, selama hal itu adalah hal buruk, dia akan selalu menunjuk kambing hitam. Kamu, sebagai orang terdekatnya, akan selalu disalahkan. Hingga pada akhirnya kamu percaya bahwa kamulah yang bersalah atas segala kekerasan yang terjadi. Padahal faktanya dia sendiri yang payah.

8. Dia mengancam kamu

Mudah sekali baginya untuk berkata bahwa dia akan mematahkan lehermu, namun dua detik kemudian dia akan meminta maaf tersedu-sedu dan mengatakan bahwa dia tidak bermaksud begitu karena dia mencintaimu. Pada kesempatan lain, dia akan mengancam untuk membunuh dirinya jika kamu pergi. Kamu dibuat dalam kondisi bingung bukan main dan tak tahu harus berbuat apa

9. Verbal abuse

Secara terus menerus, ia akan mengatakan hal jahat, menurunkan harga diri pasangannya, mengutuk, dan menyebutkan kekurangan yang ada pada diri pasangannya seperti menyebut, "Kamu bodoh, kamu tolol." Dengan bahasa yang sarkas dan sangat keji, dia tak henti membuatmu semakin merasa rendah diri. Akibatnya, kamu akan merasa tidak ada lagi yang mau menerimamu di dunia ini kecuali dia. Ya, hanya dia.

10. Kekerasan fisik

Lebam di wajah dan memar di lengan sudah cukup untuk menjadi saksi betapa kejam perlakuan dia padamu. Di tempat kerja kamu bilang kamu bilang kamu terjatuh. Kadang kamu bilang kamu diserempet mobil. Kenyatannya, kamu menutupi bahwa semua lebammu akibat dipukul oleh pasanganmu sendiri. Sangat menyedihkan.

11. Menyiksa secara emosional

Menggertak, menggebrak meja, memukul dinding tepat di sebelah telingamu, berteriak tepat di depan wajahmu, menguncimu, melihatmu dengan tatapan keji dan penuh amarah adalah cara yang dia lakukan untuk membuatmu tersiksa secara batin dan emosional. Kamu dibuatnya lemah, dibuatnya tak berdaya.

12. Kekerasan seksual

Baik sudah menikah atau belum, seseorang bisa jadi korban kekerasan seksual. Ketika kamu dipaksa berhubungan badan saat kamu tak mau, ketika kamu diminta melakukan suatu aktivitas seksual yang sangat tidak ingin kamu inginkan, atau ketika kamu dilukai saat berhubungan seksual, baik itu dicekik, dipukul atau ditendang, hal ini sudah merupakan bukti nyata bahwa kamu harus mencari pertolongan. Kalau ada banyak tanda mengerikan seperti itu dalam hubunganmu, maka segera tinggalkan pasanganmu, dan carilah pertolongan baik lewat teman atau ke psikolog!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini