Kharisma Presiden Jokowi Berbalut Busana Adat Timor Tengah Selatan NTT Penuh Makna

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 17 Agustus 2020 11:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 17 194 2263328 kharisma-presiden-jokowi-berbalut-busana-adat-timor-tengah-selatan-ntt-penuh-makna-P2UmRbwCYO.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Jokowi selalu punya magnet tersendiri saat tampil di depan umum, khususnya saat menghadiri momen kenegaraan. Begitu juga yang terjadi saat upacara peringatan HUT ke-75 RI, orang nomor satu di Indonesia itu pun mengenakan pakaian adat yang langsung menyita perhatian.

Di upacara peringatan HUT ke-75 RI, Presiden Jokowi memilih busana ada Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Baju adat tersebut membuat dirinya tampil sangat berbeda dan tentunya tetap memancarkan kharisma dirinya yang tak pernah padam.

Baca Juga: Upacara HUT ke-75 RI, Presiden Jokowi Keren Ya Pakai Baju Adat Timor Tengah Selatan NTT

Terkait dengan detail busana, kain yang dikenakan Presiden Jokowi ialah kain tenun kaif berantai Nunkolo. Motif yang tertuang di kain tersebut ternyata sudah dimodifikasi dari bentuk belah ketupat (motif geometris) dengan batang tengah, yang berarti sumber air dan bagian pinggir bergerigi melambangkan wilayah yang berbukit dan berkelok.

 jokowi

Ada makna tersendiri juga di balik warna merah yang dipilih Presiden Jokowi di momen bersejarah itu. Merah melambangkan keberanian laki-laki Nunkolo. Lalu, penggunaan aksesori pun bukan sekadar pemanis tampilan, tetapi ada makna mendalam di baliknya.

Ikat kepala yang diketahui bernama Dester atau Pilu ada 3 jenis Yi U Raja berbentuk 2 tanduk kecil yang artinya fungsi Raja yang melindungi. Lalu, ikat di kepala yang dimaksudkan sebagai mahkota bermakna kebesaran seorang Raja.

Tas sirih pinang dan kapur Budaya makan sirih pinang sebagai budaya pemersatu atau persatuan dan juga melambangkan tanda kasih dan hormat. Maka, kemana pun selalu membawa tas sirih pinang.

So, pakaian adat yang dikenakan Jokowi bukan sembarang pakai saja, lho, tetapi ada makna besar di baliknya. Sekali lagi, Dirgahayu Republik Indonesia ke-75!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini