Pandemi Covid-19, Yuk Ajarkan Anak Melukis dan Menggambar

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 17 Agustus 2020 07:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 17 612 2263245 pandemi-covid-19-yuk-ajarkan-anak-melukis-dan-menggambar-gwpjbefhZv.jpg Ilustrasi. (Freepik)

MENGEMBANGKAN kreativitas anak di tengah pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan. Meski di rumah saja, orangtua bisa mendampingi anak-anak belajar dengan cara menyenangkan.

Tahukah Moms, berdasarkan penelitian menggambar, mewarnai dan melukis secara manual di atas kertas dipercaya banyak manfaatnya. Mulai membantu mengurangi kecemasan, membantu daya ingat, hingga kembali meningkatkan kreativitas.

Nah, kegiatan tersebut banyak dipilih oleh anak-anak dan para orangtua dalam rangka mengisi waktu di rumah saja. Sayangnya, di masa ini anak-anak mengalami keterbatasan.

Baca Juga: Potret Cantik Nia Ramadhani dan Cinta Laura Berbusana Merah Putih, Mirip Barbie!

menggambar

Praktisi Art Therapy Adi Chandra, M.Psi., Psikolog, CGI mengatakan, sangatlah wajar jika anak-anak merasa bosan. Karenanya ajak mereka untuk menciptakan sesuatu atau berkarya sesuai kapasitasnya masing-masing atau created to create.

"Kegiatan seni khususnya menggambar sendiri banyak memiliki banyak nilai lebih, sehingga penting bagi kita untuk terus berkreasi saat ini," terang Adi lewat keterangan resmi yang diterima Okezone.

Adi menambahkan, dengan menggambar dapat membuat seseorang mampu mengeksplorasi perasaan dan pikiran, reality testing, penyelesaian konflik emosional, dan pengembangan kemampuan sosial. Selain itu, anak-anak juga mudah mengurangi risiko kecemasan, serta meningkatkan rasa percaya diri dengan menciptakan karya seni.

Sementara itu, diakui Perwakilan Faber Castell International Indonesia, Martin Sori Tjukrono, anak-anak paling terdampak selama pandemi Covid-19. Ada keterbatasan kreativitas di sekolah telah dialami anak-anak lima bulan belakangan.

"Makanya program workshop kreatif secara virtual, dengan beragam materi serta melibatkan pemateri sangat dibutuhkan," ungkap pria yang berprofesi sebagai marketing manager tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini