Kenali Busana Adat Suku Tidung Kaltara yang Viral di Uang Baru Rp75.000

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 19 Agustus 2020 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 612 2264551 kenali-busana-adat-suku-tidung-kaltara-yang-viral-di-uang-baru-rp75-000-3SeS92H9j8.jpg Ilustrasi. (Foto: Website BI)

UANG Peringatan Kemerdekaan (UPK) pecahan Rp75.000 menuai kontroversi di masyarakat. Uang istimewa tersebut dituding tampilkan busana adat non-Indonesia.

 uang

Salah satu netizen yang mengutarakan anggapan tersebut adalah @DedySundawi. Dalam keterangannya di Twitter, dia menuliskan kalimat seperti ini;

"Di uang pecahan Rp75.000, terlihat gambar anak-anak memakai pakaian adat dari berbagai suku dan etnis dari Sabang sampai Merauke. Tapi yang ditandai oleh lingkaran merah itu pakaian adat dari daerah mana, ya? Apa iya harus tanya ke @BPIPRI atau tanya ke @jokowi."

Di unggahannya tersebut, netizen ini membagikan juga tiga foto yang memperlihatkan penampakan uang pecahan Rp75.000 tersebut yang diketahui hanya dicetak sebanyak 75 juta lembar.

Baca Juga: Cantiknya Luna Maya Pakai Gaun Transparan, Bikin Netizen Mau Pingsan!

Mengetahui adanya isu tersebut, Bank Indonesia melalui Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Marlison Hakim menjelaskan, gambar yang dituding sebagai busana adat China itu sejatinya adalah busana adat suku Tidung di Kalimantan Utara (Kaltara).

Berdasar banyak sumber, diketahui bahwa busana adat itu bernama Sapei Sapaq. Pakaian adat tersebut ternyata busana pengantin masyarakat Suku Tidung, loh.

Keunikan dari pakaian adat itu terletak di bawahannya. Ya, mereka yang menggunakan busana ini akan pakai bawahan berupa gulungan selendang yang dililit menyerupai celana dalam. Namun berjalannya waktu, tradisi ini tergantikan dengan penggunaan celana pendek hitam.

Tidak hanya celana hitam, bawahan dari busana ini ditambah aksesori mencolok dan motif yang beragam. Di bagian pinggang, diselipkan mandau yang merupakan senjata tradisional suku Dayak, Kalimantan.

Aksesori tambahan lainnya yang menjadi penunjang tampilan busana adat yang satu ini adalah perisai yang seolah-olah siap untuk berperang. Lalu pemakai busana ini biasanya menggunakan kalung dari biji-bijian, tulang binatang, hingga taring babi yang menarik perhatian. Ini yang membuat si pemakai terlihat lebih jantan.

Pakaian tradisional ini bisa kamu temui saat upacara adat, festival, pernikahan, hingga acara-acara khusus lainnya. Susunan manik-manik yang ada pada pakaian ini memang menjadi ciri khas dan menambah keindahan, sehingga sangat cocok jika digunakan untuk acara yang berkaitan dengan adat Dayak.

Bicara mengenai makna, motif yang ada di busana adat ini melambangkan kebijaksanaan, kearifan, dan cinta alam. Tidak hanya itu, keberagaman budaya ini memberi makna kekayaan Indonesia yang sangat banyak dan sudah sepatutnya dilestarikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini