Punya Anak Transgender seperti Oscar Lawalata? Psikolog: Hargai Pilihan Hidupnya!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 19 Agustus 2020 23:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 612 2264596 punya-anak-transgender-seperti-oscar-lawalata-psikolog-hargai-pilihan-hidupnya-sHn3oAjHtu.jpg Oscar Lawalata dan pasangan. (Foto: Instagram/@oscarlawalata)

PENGAKUAN Oscar Lawalata sebagai transgender mencuat ke publik setelah Youtube The Lawalatas membagikan video bertajuk 'UNTOLD 'UNTOLD STORY OSCAR LAWALATA - Merdeka Diri!'. Di situ Oscar blak-blakan mengenai kehidupannya sebagai seorang transgender.

Tak ragu, Oscar pun menjelaskan proses Panjang yang harus dijalaninya agar bisa open, terbuka kepada keluarganya, yaitu Reggy Lawalata (ibu) dan Mario Lawalata (adik). Dalam penuturannya, kekuatan cinta lah yang membuat dia berani mengaku kepada keluarganya.

Namun, cara penyampaiannya berbeda antara ke adik dan ibu. Ya, menurut Oscar, Mario itu orangnya lebih cuek dan rileks sehingga bicara ke Iyo, sapaan akrabnya ke Mario, lebih luwes.

 oscar

Beda ketika dia mesti mengungkapkan siapa dirinya ke Reggy Lawalata. "Kalau sama mama, dia itu orangnya open minded, tapi ada konservatifnya, tetap ada kerasnya gitu. Nah, cara ngobrolnya gimana, ya? Jadi, kita yang mempunya spesial case ini, kita juga dituntut untuk lebih smart untuk berbicara sama orang, walaupun itu orangtua kita dan saudara kita," papar Oscar.

Berkaca dari tindakan yang diambil Oscar Lawalata, berani mengungkapkan tentang jati diri yang menurut anggapan masyarakat sebagai sesuatu yang berbeda, tentu saja bukan hal yang mudah, apalagi jika kamu ada di kelompok minoritas. Karena itu, menurut Psikolog Klinis Meity Arianty, sebagai keluarga, sudah seharusnya anak atau anggota keluarga lain yang mengaku sebagai transgender atau kelompok minoritas lain itu berbicara lebih dulu kepada ke keluarganya.

"Rasanya sudah sangat tepat bahwa orang pertama di luar dirinya yang harus menerima kondisi tersebut adalah keluarga, karena bagaimana pun keluarga adalah tempat paling aman buat seseorang merasa diterima saat menghadapi persoalan apa pun," papar Mei pada Okezone melalui pesan singkat, Rabu (19/8/2020).

Nah, saran terbaik bagi kamu yang memiliki anggota keluarga transgender menurut Mei adalah kamu mau tak mau harus menyadari dan menerima ada banyak orang di luar sana yang mengalami permasalahan seperti kasus Oscar Lawalata.

"Sehingga alangkah bijaknya jika kamu menghargai pilihan hidupnya. Terlepas benar atau tidak, rasanya yang menjalani lebih tahu mana yang terbaik buat dirinya dan ia sendiri yang lebih tahu apa yang diinginkannya," saran Mei.

Sementara itu, Dokter Spesialis Kejiwaan Primaya Hospital Bekasi Barat dr Alvina, SpKJ, menerangkan bahwa support keluarga adalah yang utama di kasus seperti ini. Karena itu, selalu ada di samping si anak dan bila perlu tenaga profesional ketika dia menghadapi masalah, jangan ragu untuk melakukannya.

"Tetap perlakukan dengan baik, karena dia memiliki hak-hak asasi yang sama seperti orang lain. Kita bisa menyarankan untuk menemui tenaga profesional apabila dia mengalami kebingungan tentang jati dirinya," saran dr Alvina.

Sebab, tak bisa dipungkiri, transgender mengalami stigma dan diskriminasi sehingga kemudian menyebabkan dia menjadi rentan mengalami ganguan mental. "Jadi, kita mesti belajar menjadi masyarakat yang bijak dan non-judgmental, ya! Ingat, ekspresi gender itu bisa sangat bervariasi," pungkas dr. Alvina, SpKJ.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini