Kabar Baik, Penambahan Kasus Covid-19 di Indonesia Cenderung Menurun!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 26 Agustus 2020 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 481 2267764 kabar-baik-penambahan-kasus-covid-19-di-indonesia-cenderung-menurun-gd8OUFhN55.jpg Patuhi protokol kesehatan kunci putus rantai penularan Covid-19 (Foto : Okezone)

Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia per 25 Agustus 2020 sebanyak 157.859, naik 2.447 kasus dari sebelumnya. Meski terkesan banyak, faktanya berbanding terbalik.

Diterangkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito, perkembangan kasus aktif Covid-19 di Indonesia sejauh ini lebih rendah dari perkembangan rata-rata tingkat dunia. Ini berkaca dari kenaikan kasus harian yang terjadi di Indonesia.

"Per 25 Agustus misalnya, Indonesia memliki kasus aktif sebesar 24,1 persen atau 38.134 kasus, sementara di dunia itu persentasenya rata-rata 28,35 persen," terangnya dalam keterangan pers, belum lama ini.

Covid-19

Wiku pun menegaskan bahwa pada beberapa hari terakhir, Indonesia memiliki kecenderungan terjadinya penurunan angka kasus positif Covid-19. Ya, sekalipun tak bisa dibilang signifikan, tapi berdasar grafik angka kesembuhan, ini memperlihatkan kabar positif yang perlu diapresiasi.

Baca Juga : Liburan ke Labuan Bajo, Asyiknya Salmafina Sunan Berjemur Pakai Bikini

Kasus kesembuhan yang cukup membanggakan terjadi pada 24 Agustus, per harinya angka kesembuhan mencapai 3.560 kasus. Itu berarti, terjadi peningkatan tiga kali lipat dalam 3 minggu terakhir.

"Ini perlu diapresasi secara nasional dengan pencatatan yang ada dari seluruh daerah dalam 3 minggu terakhir," tutur dia

Kabar baik bukan hanya soal penambahan kasus yang lebih rendah dari rata-rata dunia, tetapi angka kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia pun memperlihatkan peningkatan yang baik. Menurut data yang dipegang Wiku, kasus sembuh di Indonesia itu angkanya 71,5 persen atau 112.867 kasus, sedangkan dunia itu rata-rata persentasenya 68,19.

Covid-19

Tapi, untuk kasus kematian, Indonesia tak bisa dipungkiri ada di atas rata-rata dunia. "Jumlah kasus meninggal 6.858 kasus atau 4,34 persen. Lebih tinggi dari persentase kasus kematian dunia yaitu 3,44 persen," tuturnya.

Meski begitu, masyarakat terus diminta untuk menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin, seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, dan tentunya menjaga jarak aman antar masyarakat. Ini menjadi kunci dari memutus penyebaran virus corona yang masih ada di tengah masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini