Awas! Cuci Masker Kain Pakai Pengharum Pakaian Tingkatkan Risiko Jerawatan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 26 Agustus 2020 18:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 611 2267868 awas-cuci-masker-kain-pakai-pengharum-pakaian-tingkatkan-risiko-jerawatan-6ylRzB2qTA.jpg Cegah jerawat karena pakai masker (Foto : The Best Clinic)

Masyarakat diminta untuk selalu pakai masker kain saat beraktivitas. Masker kain jadi salah satu alat pencegah paparan virus corona di luar ruangan.

Namun, karena penggunaan masker jugalah muncul masalah baru yang banyak dikeluhkan masyarakat yaitu wajah berjerawat efek pakai masker atau yang biasa disebut dengan 'Mascne'.

Jerawat karena masker bisa terjadi, kata Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Klinik Bamed dr Sonia Hanifati, SpDV, dikarenakan penggunaan masker membuat kulit wajah lebih lembap dan di momen yang sama kulit wajah tersumbat untuk 'bernapas'. Alhasil, risiko jerawat menjadi sangat besar.

Masker

"Saat pakai masker, kulit wajah yang tertutupi menjadi sangat lembap atau bisa dibilang tingkat moisture-nya kulit berlebihan. Nah, kondisi semakin buruk ketika wajah tertutupi masker, alhasil kulit tidak bisa bernapas dengan baik. Timbullah jerawat," terangnya di Webinar Bamed Healthcare, Rabu (26/8/2020).

Baca Juga : Liburan ke Labuan Bajo, Asyiknya Salmafina Sunan Berjemur Pakai Bikini

Hal yang harus menjadi perhatian masyarakat juga ialah saat mencuci masker kain, Anda tidak usah menambahan pengharum ataupun pelembut pakaian. Ini malah akan memberi efek buruk pada wajah Anda.

"Khususnya pada mereka yang punya kulit sensitif, penggunaan pelembut atau pengharum pakaian malah berisiko memperburuk kondisi kulit wajah Anda yang sensitif. Karena itu, kami selalu sarankan untuk cukup cuci masker kain dengan deterjen," ungkap dr Sonia.

Serupa dengan pernyataan dr Sonia, Ahli Kecantikan di Face Haus di New York City, Dylan Mustapich, menjelaskan juga bahwa masker memang menjadi penyebab masalah mascne yang banyak dikeluhkan orang-orang saat pandemi.

"Ketika seseorang menggunakan masker, berarti dia menghalangi kelembapan kulit wajah untuk keluar, karena begitu, kulit yang tertutup masker jadi lebih lembap dan ini membuat bakteri penyebab jerawat dapat berkembang biak," tuturnya, menurut laman Wired.

Masker

Situasinya seperti ini, sambungnya, ketika ada orang rutin menggunakan helm, maka jangan heran kalau area dekat telinganya berjerawat. Ini pun terjadi karena kotoran, minyak, dan keringat si pengguna helm terperangkap di dalam pori-pori dan menciptakan lingkungan kondusif bakteri berkembang biak.

Nah, jika dr Sonia menyarankan untuk tidak pakai pewangi maupun pelembut pakaian, Dylan menambahkan tips lainnya yaitu jangan stres. "Bagaimanapun pandemi ini membuat banyak orang stres, tapi perlu diingat stres juga bisa jadi pemicu jerawat. Jangan saran saya, perbanyak santai meski dihadapkan pandemi," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini