Hore, Kini Kota Bogor Punya Pusat Kuliner Legendaris

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 298 2268583 hore-kini-kota-bogor-punya-pusat-kuliner-legendaris-L2CSus423h.jpg Pusat kuliner Bogor (Foto: Putra Ramadani)

Pemerintah Kota Bogor memiliki pusat kuliner baru di kawasan Suryakecana, tepatnya Jalan Bata, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Lokasi tersebut berisikan puluhan jenis kuliner legendaris khas Kota Bogor yang jelas menggugah selera.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, dibangunnya pusat kuliner itu merupakan langkah dalam menata para pedagang khususnya yang legendaris di kawasan Suryakencana.

 Asinan jagung

"Menata wilayah dengan kebijakan relokasi tanpa menggusur. Jadi trotoar di bersihkan sepanjang Suryakencana tetapi kuliner legend yang puluhan tahun itu kita relokasi, kita sediakan ke tempat yang lebih layak. Alhamdulillah setelah cukup lama, mereka bersedia berjualan di sini," kata Bima, Kamis (27/8/2020).

Ada sekitar 38 kuliner legend yang dijajakan di pusat kuliner ini di antaranya Bir Kocok Bogor, Asinan Jagung Bakar, juga Es Pala yang sangat terkenal.

Namun, pengunjung yang ingin berburu kuliner hanya bisa bertransaksi dengan cashless atau non tunai.

Baca juga: 5 Pesona Menantu Keluarga Bakrie Vannya Istarinda, Cantikan Mana Sama Nia Ramadhani?

 

"Ini bagian dari literasi digital, generasi keuangan di Kota Bogor. Tetapi pas banget pas Pandemi jadi lebih relevan sekarang. Warga dibiasakan jajan cashless," ujarnya.

Bima menambahkan, pusat kuliner yang diberi nama 'Teras Surken' ini baru tahap awal penataan kawasan Suryakencana. Ke depan, rencananya ada beberapa lokasi di kawasan tersebut yang akan juga dijadikan pusat kuliner maupun pusat UMKM lainnya.

"Masih ada koridor yang nanti bisa digarap dijadikan tempat seperti ini. Ke depan, kita juga akan menata Jalan Lawang Saketeng dan Jalan Pedati dengan konsep UMKM. Ini semua dalam rangka upaya membangkitkan sektor ekonomi kita," ucap Bima.

Sementara itu, pedagang kuliner legendaris Asinan Jagung Bakar Sabur (50) mengaku senang bisa berjualan di pusat kuliner baru ini. Ia berharap agar kuliner khas Bogor selalu semakin dikenal oleh masyarakat luas dan tidak hilang ditelan zaman.

"Saya sudah jualan dari 1984. Ya mudah-mudahan kesempatan buat jualan di sini mudah dan kuliner khas Bogor ini terus dikenal lah," harap Sabur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini