Mengenal Charley Horse, Kram Otot yang Sering Serang Ibu Hamil

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 481 2268483 mengenal-charley-horse-kram-otot-yang-sering-serang-ibu-hamil-Erb67EKdI4.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

APAKAH Anda pernah terbangun di malam hari mengalami kram otot? Biasanya ini terjadi karena kontraksi tiba-tiba dan tidak disengaja dari satu atau lebih otot Anda. Kejadian ini, kerap disebut charley horse.

Biasanya, hal ini umum dialami oleh ibu hamil atau mereka yang berolahraga terlalu keras. Meskipun kram otot dapat menyebabkan rasa sakit yang parah, tapi umumnya tidak berbahaya. Hanya saja, kram otot dapat membuat otot yang terkena tidak dapat digunakan untuk sementara waktu.

Latihan atau kerja fisik yang lama, terutama dalam cuaca panas, dapat menyebabkan kram otot. Beberapa obat dan kondisi medis tertentu juga dapat menyebabkan kram otot. Anda biasanya dapat mengobati kram otot di rumah dengan tindakan perawatan diri.

Kebanyakan kram otot berkembang di otot kaki, terutama di betis. Selain nyeri tajam yang tiba-tiba, Anda mungkin juga merasakan atau melihat benjolan keras jaringan otot di bawah kulit Anda.

Biasanya, penyebabnya adalah penggunaan otot yang berlebihan, dehidrasi, ketegangan otot, atau hanya menahan posisi dalam waktu lama. Namun, dalam banyak kasus, penyebabnya tidak diketahui. Meskipun sebagian besar kram otot tidak berbahaya, beberapa mungkin terkait dengan kondisi medis, seperti:

kram otot

Suplai darah tidak lancar

Penyempitan arteri yang mengalirkan darah ke kaki Anda (arteriosklerosis pada ekstremitas) dapat menyebabkan nyeri seperti kram di tungkai dan kaki saat Anda berolahraga. Kram ini biasanya hilang segera setelah Anda berhenti berolahraga.

Kompresi saraf

Kompresi saraf di tulang belakang Anda (stenosis lumbal), juga dapat menyebabkan nyeri seperti kram di kaki Anda. Rasa sakit biasanya memburuk saat Anda berjalan. Berjalan dengan posisi sedikit tertekuk, seperti yang biasa Anda lakukan saat mendorong keranjang belanja, dapat memperbaiki atau menunda timbulnya gejala.

Penipisan mineral

Terlalu sedikit kalium, kalsium, atau magnesium dalam makanan Anda dapat menyebabkan kram kaki. Diuretik adalah obat yang sering diresepkan untuk tekanan darah tinggi juga dapat menghabiskan mineral ini.

Kram otot biasanya hilang dengan sendirinya, dan jarang cukup serius sehingga membutuhkan perawatan medis. Namun, temui dokter Anda jika kram Anda sudah menyebabkan pembengkakan kaki, kemerahan atau perubahan kulit, sering terjadi, terjadi tiba-tiba dan dengan penyebab yang tidak jelas.

Ada beberapa cara mengatasinya, seperti:

Hindari dehidrasi

Minum banyak cairan setiap hari. Cairan membantu otot Anda berkontraksi dan rileks serta menjaga sel otot tetap terhidrasi dan tidak mudah tersinggung. Selama beraktivitas, kembalikan cairan secara berkala, dan lanjutkan minum air atau cairan lain setelah Anda selesai.

Renggangkan otot Anda

Lakukan peregangan sebelum dan setelah Anda menggunakan otot apa pun untuk waktu yang lama. Jika Anda cenderung mengalami kram kaki di malam hari, lakukan peregangan sebelum tidur. Olahraga ringan, seperti mengendarai sepeda statis selama beberapa menit sebelum tidur, juga dapat membantu mencegah kram saat Anda tidur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini