Yuk Kenali Masker N95 yang Direkomendasikan saat Bioskop Kembali Dibuka

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 612 2268456 yuk-kenali-masker-n95-yang-direkomendasikan-saat-bioskop-kembali-dibuka-des36CzJOn.jpg Masker N95 untul nonton bioskop (Foto: Northwell Health)

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) berencana untuk membuka kembali bioskop selama masa pandemi. Meski demikian protokol kesehatan masih tetap diutamakan, salah satunya dengan menggunakan masker untuk mengcegah penyebaran penyakit.

Salah satu masker yang direkomendasikan bagi para pengunjung supaya terhindar dari Covid-19 adalah tipe N95 atau biasa disebut dengan respirator. Meski demikian, masih banyak masyarakat yang belum tahu tentang masker berjenis N95 yang biasanya digunakan oleh para tenaga medis profesional.

 bioskop

Merangkum dari web resmi Food and Drug Administration (FDA), Kamis (27/8/2020), masker N95 adalah perangkat pelindung pernapasan yang dirancang dengan bentuk menyesuaikan wajah dan mampu memfiltrasi partikel di udara dengan sangat efisien.

Bagian tepi pada masker N95 dirancang untuk membentuk segel di sekitar hidung dan mulut. Masker jenis ini biasanya digunakan oleh perawat kesehatan dan merupakan bagian dari N95 Filtering Facepiece Respirators (FFRs), atau sering disebut sebagai N95s.

Orang dengan masalah pernapasan kronis, jantung, atau kondisi medis lain yang menyebabkan sulit bernapas harus memeriksakan diri ke layanan kesehatan sebelum menggunakan masker N95. Perlu diketahui, masker ini dapat mempersulit pemakainya untuk bernapas.

Semua masker N95 yang disetujui FDA diberi label sebagai produk sekali pakai. Jika masker dalam kondisi rusak atau kotor atau pernapasan menjadi sulit, maka seseorang harus melepas masker tersebut.

Baca juga: 5 Pesona Menantu Keluarga Bakrie Vannya Istarinda, Cantikan Mana Sama Nia Ramadhani?

Masker N95 tidak dirancang untuk anak-anak atau orang dengan rambut di wajah seperti kumis dan jenggot. Pasalnya rambut pada wajah tidak akan membuat masker sesuai dengan bentuk wajah penggunanya dan berakibat masker tidak mampu memberikan perlindungan penuh.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini