Share

Mau Ukur Tinggi dan Berat Badan Anak Sendiri? Nih Caranya Moms

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 19:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 612 2268610 mau-ukur-tinggi-dan-berat-badan-anak-sendiri-nih-caranya-moms-gpS5B1juHb.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

PADA dasarnya, setiap manusia akan mengalami pertumbuhan mulai dari lahir hingga dewasa. Pertumbuhan adalah penambahan ukuran fisik, mulai dari berat badan, tinggi badan, organ tubuh, pertambahan jumlah sel, hingga ukuran sel yang membesar.

Untuk menghindari anak stunting atau tumbuh kembang yang tidak optimal. Para orangtua harus mengukur berat badan serta tinggi badan yang benar.

Dokter Spesialis Anak, Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Conny Tanjung, SpA(K) memberikan tips bagaimana cara mengukur tinggi dan berat badan anak agar mendapatkan hasil yang tepat. Ia mengatakan, pertumbuhan anak pada dua hingga lima tahun pertama umumnya berkembang cepat, lalu akan melandai. Namun, di masa remaja mereka akan mengalami pertumbuhan kembali.

Baca Juga: 5 Pesona Menantu Keluarga Bakrie Vannya Istarinda, Cantikan Mana Sama Nia Ramadhani?

tinggi badan

Untuk itu, pentingnya bagi orangtua melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan secara rutin pada anak. Dokter Conny mengatakan, umumnya mengukur berat badan anak sekitar 8 kali dalam 12 bulan.

"Untuk bayi, dokter ataupun ibu bisa memegang lutut dan tumitnya diratakan," tutur Dokter Conny dalam Webinar Abbot Indonesia, Kamis (27/8/2020).

Sementara itu, lanjut Dokter Conny, jika ingin mengukur berat badan anak, pastikan ia tidak mengenakan alas kaki atau pun pakaian yang terlalu tebal. Begitu pula jika ingin mengukur tinggi badannya, Moms.

"Jangan pakai sepatu atau pakaian tebal, untuk mendapatkan hasil yang akurat. Begitu pula saat mengukur tinggi badan. Karena mengenakan sepatu akan membuat mereka terlihat lebih tinggi," jelasnya.

Selain tak boleh menggunakan sepatu, saat tinggi anak diukur pastikan tubuhnya berdiri tegak. Posisi bokong dan pundak pun harus rapat menempel di dinding.

"Diusahakan agar anak tidak memakai sepatu. Lalu posisi bokong dan pundak juga harus menempel," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini