Main Game Online Lebih Digeluti di Masa Pandemi, Awas Kecanduan!

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 29 Agustus 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 29 612 2269359 main-game-online-lebih-digeluti-di-masa-pandemi-awas-kecanduan-U1y6bLmlVp.jpg Ilustrasi main game online (Foto : SCMP)

Banyak yang berkata bahwa game online dapat membuat candu penggunanya. Ternyata itu benar adanya. Karena di masa pandemi ini penggemar game online justru lebih memiliki banyak waktu untuk menyalurkan bakatnya bermain game online.

Seperti yang dilakukan Akmal, seorang pelajar berusia 18 tahun yang kecanduan game online belakangan ini. Sejak melakukan belajar dari rumah, ia sering menggunakan waktu luangnya untuk bermain game dibanding mengerjakan tugas sekolah.

Alasan ia lebih sering bermain game online adalah karena di masa pandemi ia mengaku bahwa dirinya sulit untuk bertemu dengan teman-temannya.

"Ya kan di masa pandemi ini kadang kita enggak bisa main sama teman, makanya saya main game online," tuturnya saat dihubungi Okezone pada Jumat 28 Agustus 2020.

Main Game Online

Dengan demikian, Akmal pun memilih untuk mengisi waktu luangnya dengan bermain game online. Ia juga mengaku bahwa dirinya mengunduh beberapa permainan tambahan agar dapat menyelesaikan misi lebih banyak.

"Karena sekarang punya waktu luang yang lebih banyak, makanya saya unduh permainan lebih banyak. Semakin banyak permainan makin seru," tambahnya.

Baca Juga : Manisnya Marion Jola Pakai Kaos Rp8 Juta, Netizen: Celana Ketinggalan di Rumah?

Sementara itu, alasan ia memilih game online untuk mengisi waktu luang adalah karena tidak membutuhkan biaya berlebih. Karena dirinya sudah memiliki ponsel pintar sejak beberapa tahun lalu.

"Ya karena adanya ini. Saya kan sudah punya ponsel dan wifi di rumah. Kalau beli mainan baru nanti malah ada biaya lagi," pungkasnya.

Cegah kecanduan game online

Sementara itu, terlalu sering bermain game online juga tidak baik untuk kesehatan fisik dan mental. Terlalu sering bermain game online sampai lupa waktu juga dapat menyebabkan kecanduan.

Karenanya, penting untuk mencegah kecanduan game online. Peran orangtua juga sangat penting di sini, bila anaknya hobi main game online, sehingga tidak menjadi kecanduan.

Berikut Berikut empat tips untuk mencegah anak kecanduan main game online,seperti dikutip dari laman Healthxchange, Sabtu (29/8/2020) :

1. Ubah Kebiasaan Anda

Bagi para orangtua, Anda juga perlu lepas dari gadget sebelum anak tidak kecanduan. Anda harus dapat menjadi contoh untuk anak dengan tidak memainkan ponsel sepanjang waktu. Anak biasanya akan mengikuti apa yang dilakukan orangtuanya.

2. Batasi Penggunaan Gadget

Anak Main Gadget

Pertama Anda harus menerapkan aturan untuk membatasi penggunaan gadget yang merupakan sarana game online pada anak. Misalnya hanya boleh menggunakan ponsel hingga komputer selama satu jam dalam sehari atau bisa juga hanya weekend.

Anda harus ketat dengan jadwal tersebut dan rencanakan kegiatan fisik yang menyenangkan bagi anak untuk terlibat di waktu lain. Ajari anak Anda lebih awal tentang pentingnya moderasi. Pastikan untuk menawarkan pujian ketika anak Anda menunjukkan pengendalian dalam penggunaan perangkat teknologi dan mengikuti aturan yang ditetapkan.

3. Jangan tempatkan gadget di kamar tidur anak

Tips berikutnya yakni jangan menempatkan komputer, televisi, hingga ponsel di kamar tidur anak. Segera singkirkan ketika mereka atau Anda sudah selesai menggunakannya.

Selain itu, Anda dapat menetapkan zona 'bebas gadget' untuk anak seperti di kamar tidur, ruang makan, dan di dalam mobil, sehingga mereka tidak main game online setiap saat. 

4. Pantau Akses

Pantau akses dengan menggunakan perangkat bersama anak. Ambil kesempatan ini untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan berbagi nilai-nilai keluarga.

Terkadang, dengan kehidupan sibuk yang dijalani, teknologi dapat digunakan untuk membantu mengisi waktu seorang anak.

Namun, tetap penting bagi orangtua dan pengasuh untuk dapat berbicara, mendengar, bermain, mengunjungi tempat dan secara aktif terlibat dengan anak-anak mereka selama rutinitas dan kegiatan sehari-hari mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini