Makan Kimchi Dipercaya Turunkan Risiko Tertular Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 30 Agustus 2020 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 30 298 2269908 makan-kimchi-dipercaya-turunkan-risiko-tertular-covid-19-A2TxQ4F9Ft.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Tim peneliti juga memperhatikan sauerkraut Jerman yang dipotong halus, seperti kol yang difermentasi dalam garam dan sering disajikan dengan sosis.

Dilansir Donga, Minggu (31/8/2020), sejak Juli jumlah kasus yang dikonfirmasi secara kumulatif di Korea Selatan dan Jerman masing-masing mencapai 13.612 dan 201. 252 dengan hanya 291 dan 9.148 kematian yang menghasilkan tingkat angka kematian sebesar 2,14 persen dan 4,55 persen.

Kematian jauh lebih tinggi di negara-negara di mana kubis yang difermentasi tidak menjadi makanan pokok. Contohnya seperti Italia, (14,37 persen), Spanyol (9,33 persen), dan Inggris (15,43 persen). Studi ini juga menemukan bahwa negara-negara yang banyak mengonsumsi yoghurt atau kaviar seperti Yunani, Bulgaria dan Turki juga mengalami tingkat kematian yang rendah.

“Sedikit perhatian telah diberikan pada penyebaran dan tingkat keparahan virus dan perbedaan regional dalam diet. Tetapi perubahan diet mungkin sangat bermanfaat. Orangtua juga wajib memasukkan sayuran fermentasi ke dalam sarapan mereka,” pungkas dr Jean.

(dwk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini