Bahaya Anak Perempuan bila Terjerumus Pernikahan Dini

Taufik Budi, Jurnalis · Minggu 30 Agustus 2020 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 30 481 2269761 bahaya-anak-perempuan-bila-terjerumus-pernikahan-dini-1N3bjeDpkb.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PERNIKAHAN dini masih menjadi permasalahan serius di Tanah Air. Bukan hanya berdampak pada permasalahan, sosial melainkan juga pada kesehatan ibu muda.

Perempuan yang terjerumus pernikahan dini sebenarnya sangat membahayakan dirinya. Karena organ reproduksinya masih belum sempurna.

"Menikah muda atau di bawah usia 18 tahun, organ reproduksi belum sempurna," kata Kepala Prodi S1 Kebidanan STIKES Telogorejo Semarang, Agnes Isti Harjanti, S.SiT.M.Kes, saat menggelar Webinar Kebidanan.

Baca Juga: Manisnya Marion Jola Pakai Kaos Rp8 Juta, Netizen: Celana Ketinggalan di Rumah?

pernikahan

Agnes menambahkan, beberapa faktor penyebab pernikahan dini adalah anggapan orang tua yang salah. Seperti, tingkat ekonomi yang rendah dan pergaulan bebas. Terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan menyebabkan orangtua terpaksa menikahkan anaknya di usia muda.

"Hal ini dikhawatirkan menyebabkan kehamilan bermasalah, kelahiran bayi prematur, depresi setelah melahirkan sampai dengan kematian ibu," terangnya.

Menurutnya, angka pernikahan anak di Indonesia tercatat sebagai peringkat 2 se-ASEAN. Sementara Jawa Tengah menduduki peringkat 7 dari seluruh Indonesia.

Dosen Prodi S1 Kebidanan STIKES Telogorejo Widya Mariyana, S.ST.,M.Kes, menyampaikan usia remaja merupakan masa yang menyenangkan. Banyak sekali perubahan fisik dan psikologis yang terjadi pada tahap ini.

"Namun banyak juga resiko yang terjadi pada masa remaja ini, selain seks bebas ada HIV/AIDS dan NAPZA. Karena faktor ingin coba-coba membuat banyaknya remaja terjerumus dalam dunia kelam," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini