Peneliti China Sebut Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Pipa Saluran Air

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 31 Agustus 2020 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 31 481 2270084 peneliti-china-sebut-virus-corona-bisa-menyebar-lewat-pipa-saluran-air-ekty6gNz7H.jpg Virus corona bisa menyebar lewat pipa saluran air (Foto : Nypost)

Sejauh ini informasi penyebaran virus corona itu melalui droplet orang terinfeksi maupun airbone di ruangan tanpa ventilasi yang baik. Namun, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa virus corona bisa menyebar lewat pipa air.

Ya, peneliti di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China menjelaskan bahwa virus corona ditemukan di pipa air sebuah apartemen yang mana di atasnya adalah kamar pasien Covid-19. Jadi, virus corona menyebar melalui saluran air apartemen orang yang terinfeksi SARS-CoV2.

Penelitian ini merupakan lanjutan dari hasil studi sebelumnya yang menjelaskan, virus corona tetap ditemukan pada feses pasien Covid-19 dan menyebar hingga 12 lantai di sebuah gedung apartemen. Menurut laporan New York Post, ini bisa terjadi karena virus menyebar melalui aerosol melalui pipa saluran air.

Toilet

Lebih lanjut, temuan ini mengkhawatirkan mereka yang menetap di apartemen atau gedung bertingkat dengan sistem limbah bersama di satu pipa. Dijelaskan Lidia Morawska, direktur Laboratorium Internasional untuk Kualitas Udara dan Kesehatan di Universitas

Baca Juga : Natasha Wilona Terkurung Dalam Balok Es, Cantiknya Kebangetan

Teknologi Queensland, Australia, seringkali sistem pembuangan limbah seperti itu membuat gas naik melalui pipa jika tidak ada cukup air yang mengalir melalui pipa tersebut.

"Hal itu bisa dikenali jika toilet Anda mengeluarkan bau tanpa sebab. Itu menandakan telah masuknya gas entah darimana melalui saluran pipa toilet Anda," kata Lidia.

Penemuan ini ternyata sejalan dengan penelitian yang pernah dilakukan pada kasus SARS 2003 silam. Jadi, dalam studi tersebut didapati 329 penghuni kompleks apartemen Amoy Gardens di Hong Kong yang semuanya terinfeksi SARS. Para peneliti kala itu percaya bahwa pipa limbah yang rusak di apartemen tersebut yang menjadi biang keladi dari infeksi satu gedung tersebut.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini