Domba Termahal di Dunia, Harganya Capai Rp7,1 Miliar

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 31 Agustus 2020 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 31 612 2270396 domba-termahal-di-dunia-harganya-capai-rp7-1-miliar-8Xhe7CkiOU.jpg Domba termahal di dunia (Foto: Oddity Central)

Seekor domba Texel bernama Double Diamond disebut memiliki kesempurnaan secara genetik. Alhasil domba ini dinobatkan menjadi domba termahal di dunia dengan harga mencapai harga sekira Rp7,1 miliar dalam lelang di Skotlandia.

Domba Texel yang berasal dari pulau kecil di Texel tidak jauh dari Belanda ini mendapatkan harga yang sangat fantastis dalam lelang. Hal tersebut disebabkan karena domba ini memiliki daging tanpa lemak dan wol yang digunakan untuk benang kaus kaki.

 domba termahal

Double Diamond menjadi domba luar biasa yang menampilkan genetika terbaik. Alhasil banyak peternak domba di Inggris yang berusaha keras untuk mendapatkannya, bahkan sebelum penjualan Texel Nasional Skotlandia di Lanark dimulai. Beberapa peternak telah bermitra untuk menawar harga yang lebih tinggi untuk menebus Double Diamond.

Baca juga: Dikenal Sehat, 5 Makanan Ini Bisa Bikin Anda Kegemukan

“Ini lebih menegangkan daripada sebuah kegembiraan. Kami tahu itu akan menjadi sesuatu yang sangat istimewa. Dia hanyalah hewan yang luar biasa, didukung oleh semua genetika terbaik. Ada sekira tujuh atau delapan orang yang benar-benar menginginkan dia dan inilah yang menyebabkan harganya mahal,” terang seorang peternak, Jeff Aiken, melansir dari Oddity Central, Senin (31/8/2020).

Sebelum pelelangan, Aiken dan peternak lainnya telah memutuskan untuk menawar domba tersebut bersama-sama. Tetapi karena persaingan semakin ketat, peternak ketiga bergabung dalam kemitraan. Jadi ketiganya berhasil mengalahkan semua orang dengan menawarkan Rp7,1 miliar untuk Double Diamond.

Rekor sebelumnya untuk seekor domba yang dijual pada lelang mencapai lebih dari Rp4,4 miliar yang terjadi pada 2009.

“Jangan salah paham, itu adalah jumlah uang yang tidak pantas untuk membayar seekor domba, dan itu pasti tidak menjadi cerminan komunitas petani,” pungkas Aiken.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini