Kenali Penyebab Penyakit Jantung Berdasarkan Jenisnya, Apa Saja?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 481 2270898 kenali-penyebab-penyakit-jantung-berdasarkan-jenisnya-apa-saja-qDs1hAHOiS.jpg Sakit jantung (Foto: Hackensack Meridian Health)

Penyakit jantung menjadi salah satu penyakit paling mematikan yang menyerang masyarakat di dunia. Seseorang bisa kehilangan nyawanya hanya dalam hitungan detik karena penyakit ini.

Tentunya banyak faktor yang menyebabkan seseorang terserang penyakit jantung. Penyebab penyakit jantung berbeda-beda sesuai dengan jenis penyakit jantungnya. Merangkum dari Mayo Clinic, Selasa (1/9/2020), berikut faktor penyebabnya.

 sakit jantung

1. Penyebab penyakit kardiovaskular

Penyakit kardiovaskular dapat merujuk pada masalah jantung atau pembuluh darah yang berbeda. Istilah ini sering digunakan untuk mengartikan kerusakan pada jantung atau pembuluh darah akibat aterosklerosis yakni penumpukan plak lemak pada tubuh.

Penumpukan plak menyebabkan dinding arteri menebal dan menguatkan yang dapat menghambat aliran darah melalui arteri ke organ dan jaringan. Aterosklerosis juga merupakan penyebab paling umum dari penyakit kardiovaskular.

Penyakit ini dapat disebabkan oleh masalah yang dapat diperbaiki, seperti pola makan yang tidak sehat, kurang olahraga, kelebihan berat badan dan merokok.

2. Aritmia jantung

Penyebab umum irama jantung abnormal (aritmia) adalah cacat jantung sejak lahir (cacat jantung bawaan), penyakit arteri koroner, tekanan darah tinggi, diabetes, merokok, penggunaan alkohol atau kafein secara berlebihan, penyalahgunaan narkoba, stress, penggunaan obat secara bebas, dan penyakit katup jantung.

Pada orang yang sehat jarang terjadi aritmia yang fatal tanpa pemicu dari luar, seperti sengatan listrik atau penggunaan obat-obatan terlarang. Ini terjadi karena jantung orang yang sehat bebas dari kondisi abnormal apa pun yang menyebabkan aritmia.

Namun, pada jantung yang sakit atau cacat, impuls listrik jantung mungkin tidak dimulai atau berjalan dengan benar melalui jantung. Kondisi ini membuat aritmia lebih mungkin terjadi.

Baca juga: Natasha Wilona Terkurung Dalam Balok Es, Cantiknya Kebangetan

3. Kelainan jantung bawaan

Cacat jantung bawaan biasanya berkembang saat bayi berada di dalam kandungan. Cacat jantung dapat berkembang saat jantung mulai berkembang yakni sekira sebulan setelah pembuahan. Kondisi ini akan mengubah aliran darah di jantung.

Beberapa kondisi medis, obat-obatan, dan gen mungkin berperan dalam menyebabkan cacat jantung. Cacat jantung juga bisa berkembang pada orang dewasa. Seiring bertambahnya usia, struktur jantung manusia dapat berubah, dan menyebabkan kelainan jantung.

4. Infeksi jantung

Infeksi jantung, seperti endokarditis, disebabkan ketika bahan iritan, seperti bakteri, virus, atau bahan kimia, mencapai otot jantung Anda. Penyebab paling umum dari infeksi jantung meliputi bakteri, virus, dan parasit.

5. Penyakit katup jantung

Ada banyak penyebab penyakit katup jantung. Seseorang mungkin terlahir dengan penyakit katup jantung, atau katupnya mungkin rusak karena beberapa hal seperti demam rematik, infeksi (endokarditis menular), dan gangguan jaringan ikat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini