4 Kesalahan Awam saat Kepanasan, Salah Satunya adalah Minum Air Dingin

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 612 2270851 4-kesalahan-awam-saat-kepanasan-salah-satunya-adalah-minum-air-dingin-sHMDHqwxKc.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

CUACA panas yang terjadi beberapa minggu terakhir memang membuat kita lebih sering berkeringat. Kondisi panas ini pun mungkin membuat kita kesulitan tidur, karena kegerahan.

Ketika cuaca panas kita pun akan mengalami keringat berlebih, terlebih ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Keringat berlebih ini pun bisa memicu dehidrasi, yang akan berujung pada kelelahan dan tekanan darah tinggi karena kurangnya cairan dan mineral tubuh.

Oleh karena itu, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan tidak terlalu banyak bergerak atau menghindari mandi dengan air hangat. Tapi, ada beberapa kesalahan yang tanpa disadari bisa menambah panas suhu tubuh, seperti dilansir dari Menshealth, berikut ulasannya.

Mandi dengan air hangat

Jangan mandi air hangat, tapi mandilah air dingin. Air dingin dapat begitu kuat mendinginkan Anda dengan cepat. Air adalah konduktor panas, sehingga membilas tubuh dengan air dapat dengan cepat menghilangkan panas berlebih di tubuh.

keringat

Duduk berjam-jam

Banyak gerak memang membuat tubuh cepat panas. Tapi diam saja di atas sofa dapat membuat Anda lebih kepanasan di saat cuaca panas. Bergerak dengan melakukan olahraga justru akan meningkatkan kebugaran, dan aklimatisasi panas yang membantu Anda tetap dingin.

Semakin bagus bentuk tubuh Anda, respons keringat akan semakin baik, dan membuat Anda tidak selelah dan lebih nyaman dalam panas. Berolahragalah dengan suhu rendah akan lebih baik, agar Anda tidak cepat kehabisan cairan.

Minum minuman dingin

Pasti tidak ada yang akan menolak minum air dingin ketika sedang ‘kegerahan’. Padahal para ilwuwan menemukan bahwa minuman bersuhu sedang atau panas akan lebih menyegarkan diminum saat kita kepanasan, daripada minuman dingin.

Para peneliti dari University of Ottawa Thermal Ergonomi Lab menemukan bahwa ketika lidah dipicu oleh minuman panas, reseptor penginderaan suhu di mulut akan membalasnya dengan respons pendinginan, tanpa meningkatkan suhu di inti tubuh Anda.

Pasalnya, ketika kita kepanasan maka keringat harus sepenuhnya keluar untuk mendinginkan tubuh. Jadi ketika kita meminum minuman dingin, maka keringat tidak akan keluar, dan tubuh akan kehilangan daya mendinginkan alaminya.

Berganti baju

Hal yang sama juga terjadi ketika kita mengganti baju kita. Biasanya, ketika kita kegerahan dan berkeringat, maka kita akan mengganti baju kita dengan baju kering.

"Dengan mengganti baju, Anda telah kehilangan semua potensi untuk menurunkan panas tubuh yang berasal dari keringat," jelas Glen Kenny, Ph.D., profesor di School of Human Kinetics, University of Ottawa.

Keringat sendiri, akan menjadi salah satu mekanisme tubuh untuk menurunkan suhu tubuh yang terlalu panas. Dengan melap keringat atau mengganti dengan baju kering, maka akan mencegah tubuh Anda mendingin secara natural. Jadi biarkan keringat hilang dengan sendirinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini