Ke Kantor Naik KRL, Ini Tips agar Terhindar dari Covid-19

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 481 2271305 ke-kantor-naik-krl-ini-tips-agar-terhindar-dari-covid-19-VjgLbis1JT.jpg Naik KRL (Foto: Okezone)

Pandemi Covid-19 saat ini masih berlangsung di Tanah Air. Namun di sisi lain masyarakat harus tetap menjalankan aktivitasnya, yakni dengan cara bepergian keluar rumah dan naik kendaraan umum untuk bekerja mencari penghidupan.

Lantas, bagaimana caranya agar kita tetap terlindungi dari Covid-19 saat naik transportasi umum seperti KRL?

naik KRL

Terkait dengan pencegahan penularan Covid-19 di KRL. Sebelum masuk ke dalam gerbong, pastikan kita sudah mencuci tangan menggunakan air dan sabun, maupun memakai hand sanitizer.

Setelah masuk ke dalam KRL, pastikan tetap menjaga jarak antar penumpang. Meski penuh, namun sebisa mungkin tidak bersentuhan bersama penumpang lainnya.

Kemudian jangan lupa memakai masker. Masker dapat menghambat penularan Covid-19, karena virus ini menular melalui lubang pernafasan seperti hidung dan mulut. Kalau perlu dilengkapi dengan face shield untuk memaksimalkan perlindungan dari droplet orang lain.

Sebisa mungkin jangan menyentuh apapun benda yang ada di dalam KRL. Jika terpaksa memegang, misal menahan jatuh karena laju kereta terlalu kencang segera bersihkan tangan dengan menyemprotkan hand sanitizer. Lalu ketika keluar kereta langsung cuci tangan, ya.

Selama di dalam gerbong kereta, jangan pernah menelepon atau menerima panggilan. Sebab hal ini dapat memicu percikan dari dalam mulut, dan dikhawatirkan akan menularkan virus tersebut kepada oranglain.

Hal ini juga disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Edward Faisal saat mengikuti Talk Show Info Corona dalam bahasan Rombongan Pengguna Kereta (Roker) Mantul yang Santuy Antri dan Anti Kuman, yang digelar Badan Nasional Penangggulan Bencana (BNPB) lewat akun resmi Youtube-nya.

"Handphone itu kan bahan materialnya plastik atau metal ya, nah saat virus nempel di gawai kita bisa bertahan sampai 5 hari," ujarnya.

 Baca juga: Pose Pusing Cinta Laura Pamer Kulit Mulus, Bikin Pria Mabuk Kepayang

Dokter Edward meminta agar sebaiknya masyarakat tidak menggunakan handphone saat berada di transportasi umum. Bahayanya, jika saat bermain handphone ada droplet Orang Tanpa Gejala (OTG) yang menempel di handphone tersebut.

"Apalagi kalau ada orang ngomong bisa nambah lagi tuh (droplet virus) di handphone kita," terangnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini