Tak Mau Terkena Penyakit Tifus, Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Kamis 03 September 2020 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 481 2272196 tak-mau-terkena-penyakit-tifus-terapkan-perilaku-hidup-bersih-dan-sehat-tzvD0J2nrU.jpg Sakit tifus (Foto: Medical News Today)

Di tengah pandemi Covid-19 menjaga kebersihan diri sangat diperlukan agar terhindar dari berbagai macam penyakit. Namun, banyak orang yang tidak memahami bagaimana cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan benar.

Banyak yang orang belum memahami bahwa menjaga lingkungan termasuk salah satu cara pencegahan tifus. Dengan memelihara kebersihan diri dan sanitasi lingkungan, maka kondisi fisik dan psikis akan optimal.

 cuci tangan

PHBS merupakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dan para ahli mengatakan, masyarakat hendaknya mengerti, memahami, dan melaksanakan PHBS. Ini bertujuan agar masyarakat semakin aware terhadap penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat.

Seperti dilansir dari Sindonews, aspek yang dianggap penting dalam kesehatan lingkungan antara lain lingkungan, perilaku, kesehatan.

Baca juga: Pria Ini Alami Kebotakan karena Terlalu Sering Olahraga

Dokter Umum dari Primaya Hospital Bekasi Barat, dr. Alridho mengatakan, salah satu penyakit ysng terjadi karena lingkungan tidak sehat adalah penyakit tifus. Penyakit tifus merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi.

Penyakit ini diakibatkan oleh lingkungan yang kurang bersih dan makanan yang tidak higienis.

“Penyakit tifus dapat menular dengan berbagai cara seperti penularan melalui air dan makanan yang tercemar oleh air seni dan tinja penderita penyakit ini. Penyakit tifus dapat juga ditularkan oleh kotoran yang dibawa oleh lalat dan kecoa serta menempel di tempat-tempat yang dihinggapinya,” terang dr Alridho.

Menurutnya, penyakit tifus pada dasarnya memiliki gejala yang umum. Oleh sebab itu, kita perlu memahami gejala tifus agar dapat ditangani secara cepat. Gejala penyakit tifus diantaranya adalah demam tinggi lebih dari seminggu, terutama pada sore dan malam hari, sakit kepala, lidah terasa kotor, mulut kering, mual, muntah, dan nafsu makan menurun, sakit perut, dan diare pada anak-anak atau sembelit (sulit buang air besar) pada orang dewasa, pembengkakan hati dan/ limpa sehingga terasa nyeri bila diraba dan badan lemas.

Pencegahan tifus dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Caranya biasakan melindungi makanan dari hewan pembawa penyakit seperti lalat, kecoa, dan tikus, cuci tangan dengan sabun setelah buang air dan sebelum makan, hindari membeli jajanan di tempat-tempat yang kurang bersih, sediakan air minum yang memenuhi syarat, dan vaksinasi tifoid.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini