Pewarna dan Pelurus Rambut Ternyata Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 07 September 2020 17:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 07 481 2273916 pewarna-dan-pelurus-rambut-ternyata-tingkatkan-risiko-kanker-payudara-oi4RK0OadZ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PARA ilmuwan di National Institutes of Health (NIH) menemukan bahwa wanita yang menggunakan pewarna rambut permanen, dan pelurus rambut kimiawi memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara, daripada wanita yang tidak menggunakan produk ini.

Peneliti di National Institute of Environmental Health Sciences (NIEHS), bagian dari NIH, menemukan bahwa wanita yang secara teratur menggunakan pewarna rambut permanen ini berisiko 9% lebih mungkin terkena kanker payudara, dibandingkan wanita yang tidak menggunakan pewarna rambut.

Meski demikian, tim peneliti menemukan sedikit atau tidak ada peningkatan risiko kanker payudara untuk penggunaan pewarna semi permanen atau sementara.

"Para peneliti telah mempelajari kemungkinan hubungan antara pewarna rambut dan kanker untuk waktu yang lama, tetapi hasilnya tidak konsisten," kata seorang peneliti Alexandra White, Ph.D., kepala NIEHS Environment and Cancer Epidemiology Group.

Kanker Payudara

"Dalam penelitian kami, kami melihat risiko kanker payudara yang lebih tinggi, terkait dengan penggunaan pewarna rambut, dan efeknya lebih kuat pada wanita Afrika Amerika, terutama mereka yang sering menggunakannya," tambah dia.

Selain itu, ada temuan menarik antara penggunaan pelurus rambut kimiawi dan kanker payudara. Dr. White dan rekannya menemukan bahwa wanita yang menggunakan pelurus rambut setidaknya setiap lima hingga delapan minggu, memiliki kemungkinan sekitar 30% lebih tinggi untuk mengembangkan kanker payudara.

Rekan penulis Dale Sandler, Ph.D., kepala Cabang Epidemiologi NIEHS, memperingatkan meskipun ada beberapa bukti sebelumnya untuk mendukung hubungan antara pelurus kimiawi dengan kanker, tapi hasil ini perlu direplikasi dalam penelitian lain.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini