4 Jenis Nasi Briyani dari Berbagai Daerah, Semuanya Enak

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 08 September 2020 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 298 2274514 4-jenis-nasi-briyani-dari-berbagai-daerah-semuanya-enak-8h73iQxFXo.jpg (Foto: Archanakitchen)

Nasi briyani (Arab: برياني) jadi bagian kuliner asal Timur Tengah yang cukup banyak digemari. Rasanya yang gurih karena menggunakan berbagai macam rempah-rempah, serta kaldu daging yang tak kalah nikmat.

Briyani terbuat dari beras basmati, berasal dari India dan Pakistan. Makanan ini juga mudah dijumpai di Indonesia dan negara-negara lainnya. Bentuknya lebih panjang daripada beras biasanya yang sering kita temui.

Tahukah kamu, nasi briyani ternyata ada beberapa macam lho. Di setiap negara namanya pun berbeda-beda. Berikut ini empat jenis nasi briyani, seperti dikutip dari wikipedia:

Biryani Awadh

Cara membuat nasi briyani ini pertama-tama, daging ditumis terlebih dahulu bersama rempah-rempah dengan menggunakan minyak samin sebelum dicampurkan dan dimasak ke dalam air hingga matang. Setelah itu, air kaldu dari rebusan daging tadi disisihkan untuk memasak beras basmati yang telah digoreng sebelumnya (menggunakan minyak samin).

Kemudian setelah matang, campur nasi bersama daging ke dalam handi (panci), tutup dan masak kembali di atas api kecil.

Asal mula biryani awadh atau biryani Lucknow, berasal dari Lucknow ibu kota negara bagian Uttar Pradesh, India. Biasanya untuk membuat biryani, beras dan daging diolah menjadi satu. Sedangkan jenis satu ini, keduanya dimasak terpisah sebelum dicampur ke dalam panci tertutup, kemudian dipanggang.

Baca juga: 3 Obat Ini Turunkan Risiko Kematian Akibat Covid-19

Biryani Hyderabad

Biryani hyderabad (non-vegetarian) terkenal di seluruh wilayah India. Jika berkunjung ke negara ini sangat-lah mudah mendapatkannya. Biasanya dalam penyajian nasi biryani satu ini menggunakan daging kambing atau ayam. Menariknya lagi, potongan kentang yang telah dimasak dengan daging juga dijadikan pelengkapnya.

Jenis briyani satu ini terbagi dua dalam cara pengolahannya, yaitu pakki biryani dan kacchi biryani. Pakki biryani, daging dimasak terpisah hingga matang sebelum dicampurkan dengan beras ke dalam panci tertutup.

Sedangkan kacchi biryani, daging direndam terlebih dahulu ke dalam campuran yogurt dan rempah-rempah sebelum dimasak di dalam panci dan diolah dengan nasi yang telah direbus setengah matang.

 Nasi briyani jadi bagian kuliner asal Timur Tengah yang cukup banyak digemari.

Biryani Iran

Kemudian ada biryani Iran dibuat di kota terbesar di Iran, yaitu Isfahan. Daging yang digunakan sebagai pelengkap biryani di sini, yaitu menggunakan daging kambing panggang. Sebelumnya, paru-paru kambing direbus dan dicincang terpisah terlebih dahulu, kemudian dipanggang di atas wajan khusus.

Cara menyantapnya pun cukup unik, yakni dimakan bersama roti yang disebut dam pukht (dan-pukhtak). Dalam bahasa Persia artinya dimasak dengan dikukus. Di Iran, makanan ini lebih popular disebut dum pukht daripada biryani.

Briyani Malabar

Selanjutnya adalah briyani ayam dari daerah Malabar Utara (masih kawasan Arab), atau disebut juga nasi briyani malabar. Namun kuliner satu ini penggunaan rempahnya tidak terlalu kuat seperti yang lainnya.

Nasi biryani ayam dari daerah Malabar Utara dikenal di luar Malabar sebagai biryani malabar. Ciri khas biryani malabar tidak telalu banyak rempah, namun dimasak dengan cara menggunakan api kecil atau dum pukht.

Keberadaan biryani malabar diperkenalkan di Kerala oleh pedagang dari Timur Tengah. Kudapan satu ini biasanya dimakan bersama raita berisi bawang bombay dan tomat. Minuman sewaktu makan biryani malabar adalah teh lemon yang disebut suleimani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini