Cegah Stroke Sejak Dini, Begini Loh Caranya

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 10 September 2020 22:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 481 2275855 cegah-stroke-sejak-dini-begini-loh-caranya-PnzSvOnMGh.jpg Ilustrasi. (Foto: Alivebynature)

DEMI mencegah stroke, seseorang harus menerapkan diet rendah lemak dan konsumsi tinggi serat. Hal ini dilakukan guna mencegah penyumbatan darah yang bisa terjadi mendadak.

Pada dasarnya, stroke atau dikenal sebagai gangguan fungsi otak terjadi akibat gangguan peredaran darah pada otak, yang membuat sistem tubuh yang tidak berimbang. Biasanya dipicu karena hipertensi hingga diabetes.

Penyakit stroke termasuk serangan akut yang harus segera ditangani, karena bisa berdampak pada kecacatan tubuh. Stroke dapat pula berakibat pada stres yang berkepanjangan.

Baca Juga: Kena Covid-19, Ini 3 Buah dan Makanan yang Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

stroke

Satu-satunya cara efektif adalah deteksi dini, hidup sehat dengan asupan nutrisi dan jangan ragu ke rumah sakit agar stroke dapat diobati sesegera mungkin.

Deteksi dini stroke jadi hal penting dalam mencegah. Salah satunya yakni menjalankan diet tepat setiap hari.

Dijelaskan Dokter Spesialis Saraf Siloam Hospitals Surabaya, dr Yanna Saelan, Sp.S, satu hal penting lainnya yang jarang diketahui adalah mengelola asupan nutrisi. Cara melalui diet rendah lemak dan konsumsi tinggi serat demi mencegah stroke.

"Nutrisi untuk mencegah stroke dilakukan melalui diet rendah lemak dan konsumsi tinggi serat. Hal ini berguna mencegah proses atherosclerotic, yaitu mencegah stroke penyumbatan dan stroke pendarahan", tuturnya melalui Webinar Kesehatan bertajuk : "Nutrisi Tepat untuk Pasien Pre dan Paska Stroke".

Dokter Yanna mengatakan, diet rendah lemak dan tinggi serat mencegah proses atherosclerotic (proses penyempitan dan pengerasan), hingga 14 % pada penyumbatan. Kemudian 17 persen mencegah proses stroke pendarahan.

"Sementara itu tidak disarankan mengkonsumsi sodium dan makanan mengandung banyak lemak. Keduanya merupakan faktor naiknya tekanan darah", imbuh Dokter Yanna.

Hindari pula konsumsi alkohol agar terhindar dari penyakit stroke. Diimbangi dengan aktivitas ringan dan olahraga setiap hari.

"Menjaga berat badan di angka yang seimbang sesuai tinggi badan dan mampu mengelola stres bisa cegah stroke," bebernya.

Di Indonesia, terdapat sekitar 550.000 pasien baru stroke setiap tahunnya. Angka ini terbilang sangat tinggi dan menempati urutan ketiga sebagai penyebab kematian di Indonesia, setelah kardiovaskular dan kanker.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini