5 Alasan Tak Merasa Bahagia dengan Jalinan Cinta

Anabel Lerric, Jurnalis · Minggu 13 September 2020 08:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 12 612 2276636 5-alasan-tak-merasa-bahagia-dengan-jalinan-cinta-CKWxDpLffm.jpg Ilustrasi putus (Foto: Freepik)

Dalam hubungan pastinya ada suka maupun duka, dan ada kalanya merasa tidak bahagia. Entah karena sudah mulai jenuh atau memang ada yang berubah ke arah yang negatif dari diri masing-masing. Ada begitu banyak pasangan di luar sana yang terus-menerus merasakan beban hubungan yang tidak bahagia.

Semua itu adalah hal yang wajar dalam sebuah hubungan, selama masih bisa dikomunikasikan dan mencari jalan keluarnya bersama-sama. Melansir Times of India, berikut 5 alasan Anda merasa tidak bahagia pada hubungan.

1. Terus mengabaikan masalah

Suatu hubungan seharusnya tidak pernah kekurangan pertengkaran. Suka atau tidak, mereka dipercaya akan menjaga hubungan Anda tetap sehat, hanya jika Anda tahu cara menanganinya. Sedikit ketidaksepakatan hanya akan mendorong hubungan Anda untuk bertumbuh dan bukan sebaliknya. Jika Anda tidak memiliki pertengkaran dalam hubungan Anda, itu hanya berarti pasangan telah menyerah sama sekali.

Ilustrasi putus cinta 

Baca juga: 5 Fakta tentang Rose Hanbury, Perempuan yang Diduga Selingkuhan Pangeran William

2. Tidak memprioritaskan malam kencan

Tidak pernah ada ukuran seberapa besar keintiman dalam suatu hubungan. Itu selalu merupakan proses yang berkelanjutan dan saat Anda berhenti berusaha hal itu menciptakan kekosongan. Kencan malam hanyalah salah satu cara untuk menunjukkan seberapa besar Anda peduli dengan orang tersebut dan hubungannya.

3. Tidak ada rasa syukur

Seseorang tidak selalu harus melampaui ekspresi cinta normalnya untuk membuat pasangannya merasa istimewa. Hargai pasangan Anda seharusnya datang secara alami. Tetapi jika ada kurangnya rasa syukur, itu hanya membuat pasangan Anda merasa bahwa tidak banyak yang tersisa dalam hubungan atau bahwa mereka tidak cukup.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini