4 Keuntungan Mengurangi Konsumsi Makanan Manis

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 14 September 2020 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 298 2277507 4-keuntungan-mengurangi-konsumsi-makanan-manis-KWCUOJqHA6.jpg Makanan manis (Foto: Pixabay)

Banyak orang suka mengonsumsi makanan yang manis-manis seperti perman, cake manis, dan berbagai camilan berasa manis lainnya. Namun sebenarnya kebanyakan mengonsumsi yang manis-manis tak baik bagi kesehatan tubuh.

Kebanyakan konsumsi makanan manis juga bisa menimbulkan penyakit diabetes melitus. Seperti dilansir dari Boldsky, sebaiknya kita mengurangi konsumsi yang manis-manis. Apa saja keuntungannya?

 makanan manis

1. Mengurangi kolesterol buruk

Orang yang mengonsumsi banyak gula diketahui memiliki kadar HDL lebih rendah (kolesterol baik) dan kadar LDL lebih tinggi (kolesterol jahat). Karena itu, dianggap paling baik untuk membatasi konsumsi gula.

2. Mengurangi risiko terkena serangan jantung

Orang dengan tingkat asupan gula lebih tinggi memiliki peningkatan risiko penyakit jantung. Selanjutnya, minman manis juga diketahui terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner.

 

3. Menurunkan risiko kena diabetes

Minum 1 atau 2 minuman bergula dalam sehari dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 sebesar 26 persen. Hal ini disebabkan tingginya resistensi insulin. Kelebihan asupan gula seperti fruktosa, glukosa dan bentuk gula lainnya dapat membuat molekul gula terjebak dalam sel, karenanya terkumpul di aliran darah.

 Baca juga: Foto Bareng Bu Bos, Celana Asisten Nia Ramadhani Disorot Netizen

4. Mencegah penyakit perlemakkan hati

Diet tinggi gula dapat memperburuk penyakit perlemakkan hati. Lonjakan insulin yang disebabkan oleh gula menggerakkan lemak ke dalam sel hati dan menyebabkan peradangan serta jaringan parut. Karenanya, mengurangi konsumsi gula akan membantu mencegah risiko ini.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini