Jangan Buang Sembarangan, Anjing Telan Masker hingga Masuk RS

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 21:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 612 2278306 jangan-buang-sembarangan-anjing-telan-masker-hingga-masuk-rs-yrPe7cT4Iv.jpg Anjing telan masker yang dibuang sembarangan (Foto : VT)

Dokter hewan memperingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Terlebih dengan masker sekali pakai yang marak digunakan selama pandemi virus corona Covid-19.

Imbauan tersebut disosialisasikan setelah seekor anjing secara tidak sengaja menelan masker bekas pakai saat sedang berjalan-jalan. Staf di Rumah Sakit Hewan Kecil di Universitas Glasgow menggunakan Facebook untuk berbagi cerita tentang Kobe si anjing malang.

Usai menelan masker bekas pakai, anjing tersebut membutuhkan perawatan di rumah sakit. Dokter hewan mengungkapkan bahwa Kobe cukup beruntung karena tidak mengalami kerusakan yang serius.

Anjing

Sebagaimana dilansir VT, Selasa (15/9/2020), Kobe dibawa oleh pemiliknya setelah ia melihat selembar masker wajah bekas pakai dan melahapnya. Karena masker tersebut memiliki penjepit hidung dari kawat, kondisi itu kian membahayakan Kobe.

Untungnya, sang pemilik segera menyadari hal tersebut. Terlebih peristiwa memakan masker itu memiliki risiko menyebabkan kerusakan pada saluran pencernaannya. Sang pemilik pun langsung membawa Kobe ke Layanan Darurat

"X-ray dilakukan untuk memeriksa apakah masker tersebut mengandung kawat hidung, karena hal ini meningkatkan risiko komplikasi. Tetapi karena tampak kecil dan fleksibel, tim memilih untuk membuat Kobe muntah dengan harapan mendapatkan kembali masker tersebut,” tulis unggahan tersebut.

Baca Juga : Intip Chef Marinka Mandi Kembang, Cantik Memesona!

Agar bisa membuatnya muntah, Kobe diberi suntikan untuk membuatnya sakit. Untungnya masker wajah itu berhasil keluar kembali. Untungnya tidak ada kerusakan serius yang ditimbulkan pada dari kejadian ini.

"Sebagai pengingat yang baik bahwa membuang sampah sembarangan tidak hanya buruk bagi lingkungan, tetapi juga berbahaya bagi hewan peliharaan,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini