Cara Mudah Deteksi Dini Kanker Mata Langka di Anak Anda

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 16 September 2020 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 481 2278700 cara-mudah-deteksi-dini-kanker-mata-langka-di-anak-anda-76DtpYgx2D.jpg Foto Anak. (Foto: Readersdigest)

KEBIASAAN memotret anak-anak memang lazim dilakukan banyak orang. Selain itu dipajang di sosial media, beberapa orang juga menggunakan foto ini sebagai sarana untuk memantau tumbuh kembang anak.

Tapi siapa sangka ketika Anda memotret si kecil, maka foto itu bisa menjadi indikator apakah anak Anda kena kanker mata yang langka atau tidak. Pasalnya, semua terlihat di foto yang telah Anda ambil.

Ciri-cirinya, jika biasanya mata Anda akan merah ketika difoto, maka dalam foto tersebut yang akan muncul adalah mata putih. Meskipun ada beberapa penyebab potensial lainnya untuk "mata putih" ini, tapi bisa jadi itu adalah retinoblastoma, kanker mata yang jarang terjadi dan menyerang bayi serta anak-anak di bawah usia enam tahun.

Menurut Howard R. Krauss, MD, ahli bedah saraf dan profesor klinis oftalmologi dan bedah saraf di John Wayne Cancer Institute di Providence Saint John's Health Center di Santa Monica, California, tanda pertama kanker ini adalah berupa leukokoria, yaitu adanya warna putih pada pupil mata saat disinari cahaya.

Kanker mata anak

Sedangkan kondisi mata normal biasanya memiliki "refleks merah," atau mata merah. Selain itu, menurut Childhood Eye Cancer Trust, mata putih mungkin juga terlihat ketika anak Anda berada di ruangan gelap atau terang benderang. Retinoblastoma menyumbang sekitar 2 persen dari semua kanker pada anak.

"Dalam kebanyakan kasus, refleks asimetris ini merupakan tanda dari beberapa jenis masalah lain yang membutuhkan perhatian, daripada kanker," kata Dr. Krauss sebagaimana dilansir Reader's Digest.

Sedangkan untuk penyebab mata putih serius lainnya namun non-kanker adalah penyakit coats, katarak, vitreous primer hiperplastik persisten (PHPV), dan toksokariasis.

Namun, di sisi lain mata putih juga bukan satu-satunya gejala atau tanda retinoblastoma. Anak-anak juga mungkin mengalami kehilangan penglihatan di satu mata, mengalami kemerahan, iritasi atau rasa sakit di satu mata, salah posisi mata, atau keterlambatan pertumbuhan atau perkembangan mata.

Jika Anda berpikir anak Anda memiliki mata putih atau mengalami gejala mata yang menyakitkan, sebaiknya bawa ke dokter anak yang seharusnya sudah memeriksanya secara rutin untuk masalah mata. Masalah mata anak yang diabaikan, mungkin membuatnya tidak dapat diperbaiki jika tidak terdeteksi dan segera diobati.

Faktanya, deteksi dini adalah kunci untuk anak-anak terkena retinoblastoma, jadi ada baiknya mengawasi anak-anak Anda. Jangan lupa juga untuk menjadwalkan kunjungan dokter rutin atau profesional medis yang dapat memeriksa mata si kecil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini