Hari Ozon Sedunia, KLHK Perkuat Teknisi RAC

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 16 September 2020 20:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 612 2278947 hari-ozon-sedunia-klhk-perkuat-teknisi-rac-S2mSRR3tVY.jpg Ilustrasi (Foto : India Today)

Hari Ozon Sedunia diperingati setiap 16 September. Tahun ini, Hari Ozon Sedunia mengangkat tema resmi dari United Nations Environment Programme (UNEP) yaitu ‘Ozone for Life’.

Pada kesempatan ini Sekjen PBB, Antonio Guterres, mengimbau seluruh masyarakat dunia dapat mengambil contoh kerjasama untuk melindungi dan memulihkan lapisan ozon dan menerapkan semangat yang sama untuk menyembuhkan planet.

Tujuannya tak lain untuk menyelamatkan dunia demi masa depan yang lebih cerah dan adil bagi semua umat manusia. Oleh sebab itu penyiapan teknisi Refrigerasi dan AC (RAC) yang kompeten menjadi sangat penting untuk mengatasi masalah ini.

Teknisi yang kompeten akan melakukan servis peralatan RAC dengan benar sehingga menghindari terlepasnya refrigeran ke udara dan mengurangi penipisan lapisan ozon. Selain itu, servis peralatan RAC yang sesuai dengan standar mesin juga dapat meningkatkan umur pakai.

Ozon

Berdasarkan data teknisi yang dimiliki Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), saat ini baru sekira 2.000 orang teknisi kompeten yang telah tersertifikasi.

Namun, kebutuhan peralatan RAC di Indonesia semakin meningkat yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan teknisi RAC yang kompeten untuk melakukan servis peralatan RAC.

Dalam siaran pers KLHK, Rabu (16/9/2020), untuk mengatasi hal tersebut KLHK memberikan bantuan peralatan kepada teknisi RAC, Balai Latihan Kerja (BLK) serta Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BDLHK).

Baca Juga : Gaya Marion Jola Pakai Baju 'Anak TK', Netizen Gusar!

Peralatan ini diharapkan dapat membantu teknisi dalam melaksanakan kegiatan servis peralatan RAC dengan benar serta mendukung penyediaan infrastruktur di BLK dan BDLHK guna melakukan pelatihan dan sertifikasi teknisi RAC.

KLHK dan BNSP juga menandatangani skema sertifikasi teknisi refrigerasi dan tata udara yang akan menjadi pedoman bagi LSP untuk melaksanakan sertifikasi teknisi RAC.

Dengan pengesahan skema tersebut, diharapkan pemerintah dapat mempercepat penyediaan teknisi RAC yang kompeten serta mendorong penguatan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Ir. Ruandha Agung Sugardiman, M.Sc mengatakan untuk menciptakan pasar bagi teknisi RAC yang kompeten, KLHK telah mengembangkan aplikasi MontiR-AC.

Aplikasi ini akan memudahkan para teknisi dalam mendapatkan pekerjaan servis AC. Selain itu konsumen dapat dengan mudah mencari teknisi kompeten di sekitar tempat tinggalnya.

Ruandha menambahkan bahwa populasi AC di Indonesia sangat banyak. Oleh sebab itu, perlu banyak teknisi AC yang kompeten sehingga tidak melepas bahan perusak ozon ke udara.

Ozon

Saat ini diperkirakan perlu 100 ribu teknisi AC di seluruh Indonesia sedangkan yang tersedia baru sekitar 10 ribu. Dari jumlah itu, teknisi AC yang tersertifikasi baru sekitar 7 ribu orang.

“Semoga hari ozon in jadi pemompa semangat untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten di bidang AC. Tentu, teknisi RAC harus mendapatkan sertifikasi melalui BNSP,” terang Ruandha.

Ia berharap peringatan Hari Ozon Tahun 2020 dapat menjadi momentum untuk menciptakan tenaga kerja kompeten dan unggul di bidang RAC serta berkontribusi terhadap perlindungan lapisan ozon.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini