Berita Baik, Kasus Penyakit Menular Seksual Menurun Selama Pandemi Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 17 September 2020 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 481 2279157 berita-baik-kasus-penyakit-menular-seksual-menurun-selama-pandemi-covid-19-eECEQzRHik.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: EG 24 News)

Selama pandemi Covid-19, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan, kasus penyakit menular seksual menurun. Lalu, pengujian dan pelaporan kasus baru pun menurun. Hal ini dikarenakan makin banyak orang menjauhkan diri dari aktivitas seksual sembarangan.

Menurut laporan CDC, diperkirakan puluhan ribu kasus klamidia dan gonore dan ribuan kasus sifilis tidak terdeteksi karena kurangnya pengujian. Tidak hanya itu, keberadaan kasusnya pun diprediksi menurun karena makin banyak orang yang menerapkan jaga jarak selama pandemi.

 orang jaga jarak

CDC menambahkan, penurunan laporan pun karena klinik kesehatan seksual menutup pintu mereka atau mengurangi kunjungan langsung sejak dimulainya wabah Covid-19 pada Februari.

 Baca juga: Potret Cantik Angel Karamoy, Janda 4 Tahun yang Penuh Pesona

Tidak hanya itu, kurangnya angka kasus penyakit menular seksual (PMS) pun dikarenakan petugas klinik kini ditugaskan kembali untuk menangani pasien kasus Covid-19 yang lebih mendapatkan perhatian.

Menurut laporan Fox News, pada kasus Amerika Serikat, terdapat 30 persen klinik PMS dan HIV di St. Louis ditutup dan lebih dari 60 persen klinik mengurangi layanan langsung ketika perintah 'lockdown' dikumandangkan.

Selama periode tersebut, 40 persen tempat distribusi kondom ditutup dan 45 persen pengujian pada kasus klamidia dan gonore menurun dan itu mencatat titik terendah pada April. Namun, usai 'lockdown' dikendurkan, pengujian mulai dilakukan lagi pada periode April hingga Juni.

Sementara itu, CDC mengeluarkan pernyataan bahwa ada kekhawatiran bahwa pengujian bakal dibatasi kembali berhubung ketersediaan laboratorium dan alat medis semakin menipis karena difokuskan untuk menangani pandemi Covid-19.

"Saat ini ada kekurangan alat dan ketersediaan lab untuk pengujian PMS, termasuk tes amplifikasi asam nukleat klamidia dan gonore," kata CDC.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini