Pasien Kanker Dilarang Minum Obat Sembarangan, Cermati Efek Sampingnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 17 September 2020 14:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 481 2279333 pasien-kanker-dilarang-minum-obat-sembarangan-cermati-efek-sampingnya-tVdckv25q4.jpg Penderita kanker (Foto: Flexjobs)

 Mengonsumsi obat-obatan adalah salah satu hal terpenting untuk menjaga kesehatan pasien. Meski demikian mengonsumsi obat tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan harus memperhatikan efek samping yang ditimbulkan.

Hal ini sangat penting untuk dilakukan terutama pada pasien komorbid (pasien dengan riwayat penyakit penyerta). Salah satunya adalah pasien dengan penyakit kanker.

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FINASIM, FACP, memberikan pandangan terkait pentingnya pengetahuan masyarakat tentang efek samping obat khususnya bagi pasien kanker.

 penderita kanker

”Demi keselamatan pasien, perlu bagi tenaga medis untuk berpegang pada prinsip ‘First, Do not Harm’ atau melakukan segala langkah dengan mengutamakan keselamatan pasien,” terang dr. Aru, dalam Virtual Talkshow ‘Patient Safety 2020’ Kamis (17/9/2020).

Prof. Aru juga berpesan agar pasien segera melaporkan ke dokter jika memiliki efek samping setelah menggunakan obat tertentu. Tujuannya untuk menghindari hal yang tidak diperlukan terhadap penyakit yang diderita.

“Tujuannya agar dokter dapat memberikan saran jika diperlukan perawatan medis tertentu atau mengubah obat apabila harus menjalani perawatan lainnya. Konsep ‘Patient Safety’ itu perlu dipegang oleh semua pihak yang terlibat dalam proses pengobatan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, nantinya pasien akan diajak untuk memahami dan mengelola efek samping obat secara umum. Efek samping tersebut dapat terjadi pada pasien kanker, beberapa di antaranya seperti mual, pusing, bibir pecah dan kelelahan.

 Baca juga: Potret Cantik Angel Karamoy, Janda 4 Tahun yang Penuh Pesona

“Untuk itu pasien disarankan untuk memahami pengobatan yang dijalankan, berikut dengan efek samping yang bisa atau mungkin terjadi. Termasuk perubahan gaya hidup dan pola makan yang sesuai untuk meminimalisir efek samping pengobatan,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini