7 Aktivitas Ini Lebih Mudah Picu Seseorang Terinfeksi Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 17 September 2020 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 481 2279396 7-aktivitas-ini-lebih-mudah-picu-seseorang-terinfeksi-covid-19-cAabjwhXec.jpg (Foto: Shutterstock)

Klaster Covid-19 di Indonesia sangat beragam, mulai dari perkantoran, transportasi umum, hingga yang terkini adalah klaster keluarga. Di samping itu, peneliti baru-baru ini menemukan aktivitas yang paling berisiko terpapar Covid-19.

Dalam laporan Huffpost, aktivitas pertama yang sangat rentan menyebarkan virus dari satu orang ke orang lain adalah klub malam. Tidak hanya itu, aktivitas yang rentang menyebarkan virus ialah menonton konser atau hangout bersama teman, menghadiri pesta dalam ruangan, mengunjungi bar dalam ruangan, datang ke acara olahraga, dan mengunjungi tempat ibadah.

Selain kegiatan di atas, ada juga yang dikhawatirkan berisiko yaitu menghadiri acara pernikahan, pemakaman, berpelukan, berjabat tangan, melepas masker di sembarang tempat, pergi dengan orang baru, datangi taman hiburan, dan makan di prasmanan.

Data ini dikumpulkan oleh Information Is Beautiful yang dikelola oleh penulis berbasis di London, David McCandless. Menurut keterangannya, informasi yang ia peroleh didapat dari 500 ahli epidemiologi dan ahli-ahli yang berbicara di media massa.

Sementara itu, infografis yang dibagikan pun memperlihatkan aktivitas berisiko menengah, sebut saja menginap di hotel, mengadakan pesta makan malam di ruangan kecil, berenang di kolam renang umum, belanja di swalayan, potong rambut, naik pesawat, dan sekolah.

Namun, ada juga aktivitas yang sangat kecil risikonya terpapar Covid-19, yaitu beli makanan di restoran tapi makannya di rumah, berolahraga di luar ruangan, bermain tenis, golf, membiarkan teman mandi di kamar mandi rumah Anda, pergi ke pom bensin, berkemah, dan membiarkan anak bermain dengan yang lebih tua.

Aktivitas berisiko rendah lainnya meliputi pergi ke pantai, belanja makanan, makan di luar ruangan, mengunjungi perpustakaan atau museum, pergi satu malam, mengunjungi dokter, pergi berlibur bersama keluarga, atau sekadar jalan-jalan di tengah kota.

 Klaster Covid-19 di Indonesia sangat beragam, mulai dari perkantoran, transportasi umum, hingga yang terkini adalah klaster keluarga.

Baca juga: Ini Beberapa Manfaat Kopi yang Perlu Anda Ketahui

Dalam informasi ini pun dijelaskan pentingnya berapa jumlah orang yang Anda temui, seberapa dekat kontaknya dengan Anda, berapa lama durasi pertemuannya, apakah aktivitas di dalam atau di luar, dan apakah banyak benda yang harus disentuh.

Meskipun infografis itu menarik untuk diperhatikan, Profesor Mikrobiologi Seluler di University of Reading di Inggris, Simon Clarke menegaskan bahwa ada banyak faktor yang dapat menentukan suatu aktivitas masuk ke dalam kelompok risiko apa.

"Misalnya gini, penerbangan yang sepi atau kosong jauh lebih aman daripada penerbangan yang penuh sesak," terangnya.

Lebih lanjut, Quentin Leclerc, peneliti PhD dalam pemodelan matematika penyakit menular menjelaskan kenapa ruangan yang kecil, dengan jumlah orang di dalamnya yang banyak dan tidak berventilasi baik sangat berisiko dan itu kenapa bar jadi lokasi paling rentan.

"Di dalam bar, orang-orang berdesakan dan secara tidak langsung mereka menempati area yang berventilasi buruk. Beda dengan Anda berada di ruangan sedikit orang, ventilasi baik, maka risikonya akan lebih ringan," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini