Asal Usul Nama Odading, Jajanan Tradisional yang Viral

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 18 September 2020 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 298 2279835 asal-usul-nama-odading-jajanan-tradisional-yang-viral-kY0QiQLBH8.jpg Odading jajanan tradisional yang sedang viral (Foto : Cookpad)

Jajanan tradisional odading mendadak jadi viral berkat promosi yang dilakukan oleh Ade Londok melalui sosial media. Ia membagikan sebuah video yang diunggahnya di akun Instagram.

Di sana, ia menyebut jika sang pembeli menyantap odading maka mereka akan merasakan sensasi menjadi Iron Man. Uniknya lagi, Ade Londok mempromosikan jajanan tersebut dengan nada bicara yang nge-gas seakan sedang emosi.

"Odading Mang Ole rasanya anj*ng banget seperti Anda menjadi Iron Man," ungkap Ade Londok dalam video yang diunggah ke akun Instagram @mangoleh_odading.

Odading

Memangnya, apa sih odading itu? Kok bisa jadi Iron Man kalau makan odading? Usut punya usut, ternyata cuplikan video dari sinetron Preman Pensiun ini pernah menjelaskan asal usul odading. Lagi-lagi, video ini kembali menjadi viral setelah odading ramai diperbincangkan netizen.

Odading

"Dulu waktu jaman penjajahan seorang anak belanda minta dibelikan kue yang ia sendiri tidak tau namanya, setelah si anak membeli dan si ibu melihat si ibu melihat si ibu langsung bilang "oh yang itu" si ibu menyebutnya dengan bahasa belanda "O, dat ding? (oh that thing), sejak saat itu kue ini disebut Odading," demikian penjelasan Saep dalam Preman Pensiun seperti dikutip dari akun Youtube RCTI - Layar Drama Indonesia.

Baca Juga : Jessica Iskandar Duduk Manja di Atas Meja, Netizen: Marimar Aww!

Sementara itu, mengutip Historia.id Sastrawan dan ahli bahasa Remy Sylado, mengungkap asal-usul nama odading dalam bukunya, 9 dari 10 Kata Bahasa Indonesia Adalah Asing dan Bahasa Menunjukkan Bangsa.

Remy menyebut odading berasal dari seruan seorang nyonya Belanda karena terkejut saat anaknya menangis minta dibelikan kue yang dijajakan oleh anak kampung.

Saat itu, kue tersebut tidak bernama, sebab hanya terdiri dari adonan terigu dan gula pasir yang digoreng. Sang nyonya pun penasaran, lantas memanggil ujang (panggilan anak lelaki) penjual kue itu, menyuruhnya membuka daun pisang yang menutup kue di atas nyiru.

Begitu melihat kue itu, berkatalah sang nyonya kepada anaknya, “O, dat ding?” Artinya, “O, barang itu?” Kue goreng itu pun akhirnya punya nama: odading.

Odading

(Foto : Instagram/@kulinerbandung)

Namun, ternyata odading tak hanya dijual di Bandung saja, melainkan juga dijual di kota-kota lain. Uniknya, odading memiliki nama yang berbeda di setiap daerah.

Odading merupakan sebutan Roti Bantal bagi warga Jawa Barat, sedangkan Jawa Tengah dan Jawa Timur menyebutnya Bolang-baling atau Roti Goreng.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini